Asian Student Fashion Week 2025: “Panggung Unjuk Bakat dan Kreativitas Mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode Meraih Juara Melalui Kompetisi Internasional”
Asian Student Fashion Week (ASFW) 2025 hadir sebagai ajang bergengsi yang mempertemukan talenta muda berbakat dari berbagai negara Asia. Kompetisi ini diikuti dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa yang memiliki daya tarik di dunia fashion. Peserta yang mengikuti perlombaan juga tak hanya dari Indonesia saja, namun dari negara asia lainnya seperti Malaysia. Dengan pesatnya perkembangan industri kreatif, khususnya di bidang mode, ASFW 2025 menjadi media strategis untuk mewadahi dan mendorong kreativitas generasi muda. Acara ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antarnegara Asia dalam bidang seni dan budaya, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan ruang bagi generasi muda berbakat di bidang mode untuk menampilkan kreativitas mereka dalam skala internasional. Melalui berbagai kompetisi inovatif, acara ini ingin mendorong pengembangan keterampilan desain, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam industri kreatif. Selain itu, ASFW 2025 berupaya mempererat hubungan antarnegara di Asia melalui seni dan budaya. Serta diharapkan dapat menjadi wadah untuk menginspirasi dan memberdayakan desainer muda agar terus berinovasi dan berkontribusi bagi industri mode global.
Rangkaian acara ASFW 2025 juga mengadakan ajang kompetisi fashion selama dua hari yakni pada tanggal 3-4 Mei. Acara ini menyelenggarakan berbagai kompetisi untuk menampilkan bakat dan kreativitas generasi muda di bidang mode, seni rias, dan seni pertunjukan. Kompetisi tersebut meliputi:
- Fashion Design Illustration (Virtual World Couture): Mendorong peserta untuk menciptakan desain futuristik yang menggabungkan dunia virtual dan seni mode.
- Fashion Styling: Menilai kemampuan peserta dalam memadukan elemen busana untuk menciptakan tampilan yang kreatif dan inovatif.
- Dance Cover: Menggabungkan seni tari dengan ekspresi fashion, kompetisi ini menciptakan sinergi unik antara pertunjukan seni dan mode.
- Fashion Design (Urban Nusantara): Mengeksplorasi kekayaan budaya Nusantara dan memadukannya dalam desain yang modern dan urban.
- Upcycling (Ready to Wear “Artful Layers”): Berfokus pada keberlanjutan dengan menantang peserta menciptakan busana dari bahan daur ulang.
- Modeling (Cultural Fusion): Menampilkan keindahan dan keberagaman budaya Asia melalui gaya dan ekspresi modeling yang memukau.
- Make Up Face Painting (Fantasy Art): Memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi seni rias wajah dengan tema fantasi.
- Draping (Elegance of Monochrome): Menilai keahlian peserta dalam teknik draping untuk menciptakan busana elegan dengan nuansa monokrom.
Setiap kompetisi dirancang untuk menggali potensi peserta dalam menciptakan karya-karya inovatif yang memadukan unsur seni, budaya, dan keberlanjutan. Melalui tema-tema yang unik acara ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif dan menampilkan inovasi mereka di hadapan juri-juri profesional.
Peserta lomba yang mengikuti kegiatan ini pastinya juga mempersiapkan diri dengan cukup baik untuk menghadapi kompetisi. Berbagai tantangan juga harus mereka hadapi baik sebelum maupun selama berlangsung kompetisi. “Over-thinking banget soalnya aku baru nemu konsep fix itu tadi pagi sekitar jam 7 dan lomba itu diadakan jam 1 itu kayak udah mepet banget. Sebelumnya kayak belum nemu konsep sama sekali yang mau aku draping nanti kayak gimana. Tapi tadi selama lomba tetep pede aja sih karena aku ngerasa beda dari yang lain dan alhamdulillah bisa dapet juara dua di lomba draping ini” ujar Nadia Tri Anggraini mahasiswi desain mode Angkatan 24 selaku peserta dan pemenang lomba draping ASFW 2025.
Acara ini berhasil menciptakan suasana yang kompetitif namun tetap mendukung pengembangan diri dan kreativitas peserta. Selain itu mahasiswa sarjana terapan desain mode juga meraih juara dari beberapa kompetisi yang diadakan. Tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, namun juga berhasil memperkuat jejaring industri kreatif lintas negara Asia dan mempromosikan nilai keberlanjutan serta keberagaman budaya melalui karya seni dan mode.
ASFW 2025 menjadi bukti nyata bagaimana ajang kompetisi kreatif dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan bakat generasi muda sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan keberhasilan acara ini, ASFW diharapkan terus menjadi inspirasi bagi talenta muda untuk terus berkarya dan berkontribusi di tingkat global, menjadikan dunia mode sebagai medium untuk menciptakan perubahan yang berarti.
Kontribusi terhadap SDGs:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: ASFW 2025 memberikan platform pendidikan non-formal bagi generasi muda untuk belajar, berkompetisi, dan mengembangkan bakat mereka di bidang mode, seni rias, dan seni pertunjukan.
SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Kompetisi ini membuka peluang bagi desainer muda untuk mendapatkan pengakuan internasional dan menyiapkan mereka untuk memasuki dunia kerja yang kompetitif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di industri kreatif.
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Melalui tema-tema inovatif seperti Virtual World Couture dan Artful Layers, acara ini mempromosikan inovasi dalam desain dan produksi mode, mendorong perkembangan industri kreatif berbasis teknologi dan keberlanjutan.
SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: Kompetisi seperti Upcycling menekankan pentingnya keberlanjutan dengan memanfaatkan bahan daur ulang untuk menciptakan busana. Hal ini mengedukasi peserta tentang pentingnya produksi yang ramah lingkungan dan konsumsi yang bertanggung jawab.
SDG 17 – Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan: ASFW 2025 adalah hasil kolaborasi lintas negara dan institusi, termasuk Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, yang memperkuat kemitraan global untuk mendukung pengembangan bakat muda dan pencapaian tujuan keberlanjutan bersama.
Pewarta: Geby I Agusti Tungga Dewi I.P






