Guest Lecture Control System Engineering TRSE: Mewujudkan Masa Depan Otomasi Industri Melalui Kolaborasi Internasional

Guest Lecture Control System Engineering TRSE: Mewujudkan Masa Depan Otomasi Industri Melalui Kolaborasi Internasional

Era revolusi industri 4.0 menuntut penguasaan teknologi control system engineering yang semakin canggih dan terintegrasi. Sebagai respons terhadap tuntutan zaman, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menghadirkan guest lecture bertema “Control System Engineering: Engineering the Future of Automation” pada 22 Mei 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional berkaliber tinggi, Assoc Prof Ts. Dr. Safaa N Saud Al-Humairi dari Management and Science yang menjabat sebagai Deputy Dean Research, Internationalization, & Industry di Faculty of Information Sciences and Engineering.

Pemilihan topik control system engineering bukan tanpa alasan. Bidang ini menjadi tulang punggung berbagai sektor industri modern, mulai dari manufaktur otomotif, petrokimia, hingga smart manufacturing. Kehadiran pakar internasional diharapkan dapat memberikan perspektif global tentang perkembangan terkini dalam teknologi otomasi dan control system, sekaligus membuka wawasan mahasiswa tentang standar industri internasional.

Guest lecture ini dirancang dengan tujuan utama untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan terdepan dalam bidang control system engineering yang selaras dengan perkembangan industri global. Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun jembatan kolaborasi akademik internasional yang dapat membuka peluang pertukaran ilmu pengetahuan, penelitian bersama, dan transfer teknologi.

Lebih jauh, kegiatan ini dimaksudkan untuk menginspirasi mahasiswa agar memiliki visi global dalam mengembangkan karir di bidang engineering, serta memberikan gambaran nyata tentang peluang kerja dan pengembangan profesional di era otomasi industri. Melalui interaksi langsung dengan akademisi internasional, mahasiswa diharapkan dapat memahami standar kompetensi yang dibutuhkan untuk bersaing di pasar kerja global.

Guest lecture yang berlangsung dengan interaktif ini berhasil menarik perhatian mahasiswa program studi Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika di Fakultas Vokasi. Prof Ts. Dr. Safaa N Saud Al-Humairi menyampaikan materi komprehensif tentang evolusi control system engineering, mulai dari konsep dasar hingga aplikasi advanced dalam Industry 4.0.

Dalam presentasinya, narasumber memaparkan bagaimana control system engineering menjadi kunci utama dalam mewujudkan “Engineering the Future of Automation”. Mahasiswa mendapat pemahaman mendalam tentang integrasi artificial intelligence, machine learning, dan IoT dalam sistem kontrol modern. Diskusi yang berlangsung dinamis menunjukkan antusiasme tinggi mahasiswa dalam memahami kompleksitas tantangan engineering masa depan.

Salah satu highlight dari kegiatan ini adalah sesi konsultasi langsung yang memungkinkan mahasiswa untuk mendiskusikan proyek-proyek mereka secara personal. Yonatan, mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika (TRSE), menjadi salah satu contoh nyata bagaimana guest lecture ini memberikan dampak konkret. “Sejauh ini ya, cukup banyak sih informasi yang saya dapet. Contohnya kayak dapet ilmu baru tentang kontrol sistem tentunya ya linear lah dengan jurusan saya ya, TRSE-nya. Saya juga ada mata kuliah kontrol sistem dan juga dapet ilmu tambahan tentang kayak, kebetulan saya juga robotik jadi dapet ya masukan-masukan baru,” ungkap Jonatan.

Yang menarik, guest lecture ini tidak hanya bersifat teoritis namun juga memberikan konsultasi praktis untuk proyek mahasiswa. Jonatan yang sedang mengembangkan proyek robotik mendapat masukan berharga tentang implementasi control system. “Masukan yang saya dapet lebih banyak di cara kerja robot saya. Kayak di kontrolnya seperti apa, cara kerjanya seperti apa dan ya sama beliau juga dikasih masukan harus pakai ini dan itu,” jelasnya.

Antusiasme untuk kegiatan serupa di masa mendatang terlihat jelas dari respons mahasiswa. “Jelas ada sih harapan untuk kuliah tamu kedepan, soalnya kayak gini tuh sangat bermanfaat apalagi kan ilmu-ilmu yang kita dapet kalau dari kampus saja kan kurang. Kita harus cari ilmu lain,” tambah Jonatan, merefleksikan pentingnya exposure terhadap perspektif dan pengetahuan dari luar kampus.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat pembelajaran robotika di Fakultas Vokasi UM melalui komunitas Robotic Vokasi yang selama ini menjadi wadah kolaborasi lintas program studi. Sinergi antara mahasiswa TRSE yang fokus pada sistem elektronika dengan mahasiswa TRPE yang mendalami perangkat elektronika menciptakan dynamic learning environment yang sangat kondusif dan program studi lainnya yang tergabung untuk diskusi teknis tingkat tinggi. Prof Al-Humairi menunjukkan apresiasi tinggi terhadap semangat belajar mahasiswa dan kualitas proyek-proyek robotika yang sedang dikembangkan komunitas tersebut.

Kontribusi terhadap SDGs:

SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: Memberikan pendidikan praktis dan inovatif kepada mahasiswa.

SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi:  Mencetak lulusan yang siap bekerja di sektor engineering.

SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Mendorong terciptanya inovasi berbasis teknologi engineering.

Guest Lecture 2025, Digital Marketing: Google Business Profile

Guest Lecture 2025, Digital Marketing: Google Business Profile

Kegiatan Guest Lecture 2025 diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Pemasaran, Universitas Negeri Malang. Acara ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Khalilah Abd Hafiz, Ph.D., yang menyampaikan materi tentang strategi digital marketing, dengan fokus pada penggunaan Google Business Profile.

Dalam paparannya, Dr. Khalilah menekankan pentingnya ulasan pelanggan (Google Business Review) dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu bisnis. Beliau juga membahas cara menangani ulasan negatif, khususnya yang bersifat hoaks, dengan keterampilan komunikasi dan negosiasi. Gaya penyampaian khas Melayu memperkaya suasana diskusi, seperti kutipan berikut:

“Kak sinilah kecakapan kite diuji, carenya iyalah dengan menghubungi pelanggan yang memberikan fitnah tersebut dan negosiasilah.”

Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dan disambut dengan antusias oleh mahasiswa Angkatan 2024.

Tujuan dari kegiatan Guest Lecture 2025 ini adalah untuk memberikan wawasan praktis dan aplikatif kepada mahasiswa mengenai strategi digital marketing, khususnya dalam pemanfaatan Google Business Profile sebagai alat untuk meningkatkan visibilitas dan kredibilitas bisnis di era digital. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya ulasan pelanggan dalam membentuk persepsi konsumen, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi dan negosiasi dalam menangani situasi krisis seperti review negatif atau hoaks. Melalui pemaparan dari narasumber internasional, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pola pikir yang lebih strategis dan siap menghadapi tantangan nyata di dunia pemasaran digital.

Kegiatan Guest Lecture yang diadakan oleh Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Pemasaran Universitas Negeri Malang ini memiliki kontribusi nyata terhadap beberapa tujuan SDGs, khususnya SDG 8, 9, dan 17: 

  • SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Kegiatan ini membekali mahasiswa dengan keterampilan pemasaran digital yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Pengetahuan tentang pemanfaatan Google Business Profile dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membangun dan mengelola bisnis, khususnya di sektor UMKM. Hal ini mendukung terciptanya peluang kerja yang lebih luas dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui transformasi digital dalam dunia usaha. 

  • SDG 9 – Industri, Inovasi dan Infrastruktur

Materi yang disampaikan oleh Dr. Khalilah menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam pengembangan strategi pemasaran. Penggunaan platform digital seperti Google Business Profile merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur bisnis modern yang efisien, terhubung, dan berbasis data. Mahasiswa didorong untuk memanfaatkan teknologi dalam menciptakan solusi pemasaran yang inovatif dan berdampak. 

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan. Kolaborasi antara Universitas Negeri Malang dan Management & Science University (MSU) Malaysia memperkuat jaringan kemitraan global yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pertukaran pengetahuan, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara kolektif.

Program Studi TRPE dan TRSE Fakultas Vokasi UM Mengadakan Focus Grup Discussion Bahas Kerjasama dan Internasionalsasi Program Studi

Program Studi TRPE dan TRSE Fakultas Vokasi UM Mengadakan Focus Grup Discussion Bahas Kerjasama dan Internasionalsasi Program Studi

Malang, 22 Mei 2025 Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, mengadakan guest lecture sekaligus FGD yang bertepat di Lantai 3 Gedung Kuliah Bersama A19 Universitas  Negeri Malang. Dalam kegiatan ini Fakultas Vokasi UM  mendatangkan Prof Ts. Dr. Safaa N Saud Al-Humairi. Dalam Kegiatan FGD membahas Terkait dengan kerja sama yang akan dilaksanakan dengan Fakultas Vokasi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh dekan Fakultas Vokasi UM, Dr. Muladi, S.T., M.T. dan dosen dari TRPE dan TRSE

Kehadiran Prof. Safaa membawa angin segar bagi Fakultas khususnya program studi TRPE dan TRSE. Hal ini dikarenakan adanya kerjasama ini akan mempererat hubungan dengan pihak eksternal.Tentunya dengan adanya kerjasama ini akan memperluas cakupan kerjasama dengan program studi yang ada di Fakultas Vokasi.

Kerja sama ini dilakukan antara program studi Teknik Rekayasa Sistem Elektronika dan Teknik Rekayasa Pembangkit Energi. Dalam kerja samanya terdapat dua poin penting yang menjadi inti dari kerjasama. Kerjasama pendidikan melalui kegiatan guest lectures, expert lectures dan student mobility serta ⁠Kerjasama kolaborasi riset dan joint publication. Hal ini juga ditegaskan oleh dekan Fakultas Vokasi Bapak Muladi, “Akhir tahun nanti, mahasiswa kami juga akan ada yang melakukan student mobility.”  Yang menunjukkan antusiasme dan keseriusan Fakultas Vokasi dalam mencapai tujuan internasionalisasi perguruan tinggi. Selain Student mobility, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang juga melakukan kerjasama dibidang penelitian, untuk meningkatkan jumlah publikasi yang dimiliki oleh civitas akademika Fakultas Vokasi.

Kerja sama ini dilakukan antara program studi Teknik Rekayasa Sistem Elektronika dan Teknik Rekayasa Pembangkit Energi. Dalam kerja samanya terdapat dua poin penting yang menjadi inti dari kerjasama. Kerjasama pendidikan melalui kegiatan guest lectures, expert lectures dan student mobility serta Kerjasama kolaborasi riset dan joint publication. Hal ini juga ditegaskan oleh dekan Fakultas Vokasi Bapak Muladi, “Akhir tahun nanti, mahasiswa kami juga akan ada yang menuju ke sana (MSU) untuk melakukan student mobility.”  Yang menunjukkan antusiasme dan keseriusan Fakultas Vokasi dalam mencapai tujuan internasionalisasi perguruan tinggi. Selain Student mobility, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang juga melakukan kerjasama dibidang penelitian, untuk meningkatkan jumlah publikasi yang dimiliki oleh civitas akademika Fakultas Vokasi.

Adanya kerjasama seperti ini merupakan hal yang penting untuk sebuah Fakultas Baru. Kerjasama yang dilakukan secara efektif akan mampu membawa perubahan positif terhadap kedua belah pihak. Terlebih Fakultas Vokasi merupakan wadah yang terdiri dari berbagai macam disiplin ilmu yang berbeda, sehingga adanya kerjasama ini akan membukakan peluang bagi mahasiswa untuk bisa mengeksplorasi dunia luar dan tidak hanya menjadi “orang terpintar di kelas” namun menjadi pribadi yang rendah hati dengan kemapuan standar internasional.

Dengan demikian, harapannya semakin banyak kerjasama yang dapat terjalin dengan program studi yang ada di Fakultas Vokasi UM, dengan banyak kerjasama yang dijalin maka akan semakin terbuka pula peluang yang akan datang. Semakin banyaknya peluang yang datang dan disambut kesiapan maka akan menghasilkan kesuksesan di masa mendatang.

SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas

Kegiatan guest lecture, expert lecture, dan program student mobility yang dilakukan oleh Fakultas Vokasi UM menunjukkan komitmen institusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi vokasi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar internasional, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa terhadap isu global dan standar pendidikan internasional.

SDG 9 – Industry, Innovation, and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)

Kolaborasi riset dan joint publication yang disebut dalam berita secara langsung berkontribusi terhadap penguatan kapasitas riset di Fakultas Vokasi UM. Ini penting terutama bagi fakultas yang masih baru dan perlu mempercepat pertumbuhan kualitas ilmiahnya.

SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)

Kegiatan ini melibatkan kerja sama strategis antara Universitas Negeri Malang dan Management and Science University (MSU), Malaysia. Adanya joint publication, kolaborasi riset, dan pertukaran pelajar memperkuat kemitraan internasional dalam bidang pendidikan dan riset.

Pewarta: I Made Ariana

Pembekalan Technopreneurship melalui Kuliah Praktisi bersama Almira Handmade: Menyiapkan Mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode UM sebagai Wirausahawan Muda di Industri Kreatif

Pembekalan Technopreneurship melalui Kuliah Praktisi bersama Almira Handmade: Menyiapkan Mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode UM sebagai Wirausahawan Muda di Industri Kreatif

Di era industri kreatif yang terus berkembang, kemampuan teknis dalam desain tidak lagi cukup bagi lulusan vokasi. Mahasiswa perlu dibekali dengan pemahaman kewirausahaan agar mampu mengembangkan produk dan jasa secara mandiri serta berdaya saing tinggi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang diterapkan Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang adalah melalui mata kuliah Technopreneurship, yang menekankan penggabungan antara keterampilan teknologi dan jiwa wirausaha.

Sebagai bagian dari penguatan capaian pembelajaran tersebut, kehadiran praktisi menjadi sangat strategis. Praktisi yang terlibat tidak hanya membawa pengalaman nyata dari dunia usaha, tetapi juga memberikan masukan yang relevan dan aplikatif terhadap ide-ide bisnis mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami tantangan riil dalam merintis dan mengelola usaha, sekaligus mendapatkan feedback konstruktif dalam membangun model bisnis mereka.

Kegiatan kuliah dengan praktisi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk:

  1. Memberikan wawasan langsung dari praktisi terkait proses perintisan dan pengelolaan usaha di bidang fashion dan industri kreatif.
  2. Memfasilitasi konsultasi terbuka antara mahasiswa dan praktisi guna mendapatkan masukan yang konkret mengenai ide usaha mereka, mulai dari pemilihan nama brand, segmentasi pasar, hingga validasi Business Model Canvas (BMC).
  3. Mendorong mahasiswa untuk menghasilkan output nyata berupa proposal usaha dan BMC yang layak dan siap diajukan dalam program-program inkubasi bisnis mahasiswa, seperti Program Mahasiswa Wirausaha (PMW).
  4. Menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa untuk mengembangkan ide usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan, selaras dengan kebutuhan industri.

Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn. selaku dosen pengampu mata kuliah Technopreneurship. Kegiatan ini dibiayai oleh dana mandiri dari penyelenggara.

Malang, 7 Mei 2025 – Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan kuliah dengan praktisi bersama Dony Andri Setiawan, S.T., S.Pd., M.Pd., selaku owner Almira Handmade. Diselenggarakan pada Rabu (7/5) di Gedung Kuliah Bersama A20, kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Technopreneurship yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode Universitas Negeri Malang Tahun Angkatan 2023.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dalam merintis usaha di bidang mode, serta memberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan praktisi industri mengenai progres usaha mereka. Mahasiswa yang tergabung dalam berbagai kelompok usaha seperti Olahbalik, Quilt a Bag, Atelia Archive, HypeStryt, Intisara, La Costierra, Lucoele, dan Zarenloops mempresentasikan rencana bisnis masing-masing di hadapan narasumber.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan presentasi usaha dari setiap kelompok, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dony Andri Setiawan yang memberikan wawasan terkait brand building, strategi pasar, dan penyusunan Business Model Canvas (BMC). Sesi tanya jawab dan konsultasi intensif turut menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menyempurnakan proposal usahanya.

“Hari ini mahasiswa tidak hanya belajar secara teoritis, tapi langsung berdiskusi dengan praktisi yang sudah berpengalaman. Ini sangat penting untuk kesiapan mereka menjadi technopreneur yang andal,” ungkap Dr. Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn. selaku dosen pengampu mata kuliah ini.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam penyusunan BMC dan proposal bisnis mahasiswa sebagai calon delegasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Diharapkan, pembekalan ini dapat mendorong lahirnya wirausaha muda kreatif dan berdaya saing dari bidang desain mode.

Kegiatan ini memiliki relevansi yang kuat dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs).

SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas)

Kegiatan ini mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasional yang berkualitas dengan mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktisi industri yang berkolaborasi dengan Almira Handmade. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi teoritis dari dosen akademik, tetapi juga memperoleh wawasan langsung dari pelaku usaha, yang memperkaya pemahaman mereka mengenai dunia kerja dan kewirausahaan. Ini sejalan dengan target SDG 4.4 yang mendorong peningkatan keterampilan teknis dan kewirausahaan bagi pemuda.

SDG 5 – Gender Equality (Kesetaraan Gender) (opsional, jika relevan dengan konteks peserta)

Jika mayoritas peserta atau pelaku usaha dalam kegiatan ini adalah perempuan (yang umum terjadi di bidang mode), maka kegiatan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan perempuan dalam bidang ekonomi kreatif. Mahasiswa perempuan dibekali keterampilan wirausaha yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan peran mereka dalam pembangunan berkelanjutan.

SDG 8 – Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)

Dengan membekali mahasiswa keterampilan technopreneurship dan mendorong mereka merintis usaha sejak bangku kuliah, kegiatan ini berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru di sektor industri kreatif. Usaha-usaha yang dirintis oleh mahasiswa diharapkan memiliki potensi menjadi UMKM baru yang dapat menyerap tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

SDG 12 – Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab)

Sebagian kelompok usaha mahasiswa menekankan konsep sustainable fashion, seperti penggunaan bahan daur ulang, upcycling, dan produksi terbatas berbasis pesanan. Melalui konsultasi dengan praktisi, mahasiswa diajak untuk mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam setiap tahapan produksi dan distribusi produknya, sehingga mendukung pola konsumsi dan produksi yang lebih ramah lingkungan.

Pameran Inovasi Kewirausahaan: Program Studi Manajemen Pemasaran Unjuk Gigi di Vocaspira Fest 2025

Pameran Inovasi Kewirausahaan: Program Studi Manajemen Pemasaran Unjuk Gigi di Vocaspira Fest 2025

Sebagai bagian dari perayaan Vocaspira Fest 2025, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan pameran karya mahasiswa pada 3–4 Mei 2025 di Graha Cakrawala (Gracak). Kegiatan ini menampilkan inovasi dan kreativitas mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pemasaran, dengan fokus pada pengembangan produk kreatif dan teknologi terapan.

Mahasiswa memamerkan berbagai produk unggulan seperti Bulatchips, Keripik Sidot, dan Rambak Pisang, serta karya berbasis teknologi seperti aplikasi Nusantara Online. Salah satu karya yang menarik perhatian adalah Plantpal.id, yang sebelumnya meraih juara harapan II dalam kompetisi OLIVIA 2024.

Interaksi dengan pengunjung menjadi sarana edukatif yang memperkenalkan dunia vokasi serta semangat kewirausahaan mahasiswa secara langsung. Meski awalnya mengalami tantangan dalam menarik perhatian audiens, para penjaga booth tetap antusias.

“Tantangan terbesar mungkin dari banyaknya audiens yang datang, karena sebagian besar langsung menuju ke acara utama dan kurang tertarik melihat booth. Namun, kami tetap aktif menawarkan produk, dan ternyata cukup banyak juga yang akhirnya tertarik,” ujar Johan, salah satu mahasiswa peserta pameran.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan karya aplikatif, sekaligus menciptakan ekosistem pembelajaran vokasional yang inovatif dan berorientasi pada kemandirian. Didukung oleh pendanaan dari fakultas serta partisipasi aktif Program Studi Manajemen Pemasaran.

Kontribusi terhadap SDGs:

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: Mendorong pembelajaran berbasis proyek nyata dan penyampaian hasil karya kepada masyarakat.
  • SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Menumbuhkan semangat kewirausahaan melalui produk yang relevan dan bernilai ekonomi.