MALANG, MEI 2026 – Guna memastikan kurikulum pendidikan vokasi selalu relevan dengan perkembangan teknologi mutakhir, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan materi khusus bertajuk “Peran Elektronika dalam Komunikasi Satelit”. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), yaitu dengan membekali mahasiswa keterampilan tingkat tinggi (advanced skills) yang dibutuhkan oleh industri telekomunikasi global dan kedirgantaraan, yang saat ini berkembang dengan sangat pesat.

Dalam sesi pembelajaran ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori dasar elektronika, tetapi langsung dikaitkan dengan aplikasinya pada teknologi antariksa. Materi difokuskan pada pemahaman blok diagram sistem satelit, cara kerja multiplexer, pemrosesan sinyal digital (Digital Signal Processing), serta manajemen daya elektronika satelit menggunakan panel surya dan baterai khusus. Pendekatan spesifik ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa bahwa ilmu elektronika yang mereka pelajari di kelas memiliki cakupan yang sangat luas, hingga mencapai batas orbit bumi.

Pemahaman mengenai elektronika satelit memberikan nilai tambah (competitive advantage) yang signifikan bagi para lulusan vokasi. Dengan maraknya tren Low Earth Orbit (LEO) satelit seperti Starlink, serta proyek-proyek satelit nasional seperti SATRIA (Satelit Republik Indonesia), kebutuhan akan insinyur terapan yang memahami troubleshooting perangkat keras stasiun bumi dan sistem RF (Radio Frequency) semakin tinggi. Materi ini disiapkan untuk menjembatani gap kompetensi antara standar akademis dengan kualifikasi yang dicari oleh penyedia layanan telekomunikasi maupun lembaga riset antariksa. Ke depan, Fakultas Vokasi UM berkomitmen untuk terus memperbarui materi perkuliahan sesuai dengan tren industri terkini. Kegiatan ini tidak hanya menegaskan kualitas pendidikan yang adaptif, tetapi juga membuka peluang untuk mewujudkan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui potensi kerja sama dengan operator satelit nasional. Dengan membekali mahasiswa ilmu komunikasi satelit, UM optimis dapat mencetak talenta-talenta unggul yang siap berkarir dan memajukan sektor telekomunikasi di tingkat nasional maupun internasional.