Salah satu rangkaian acara Asian Student Fashion Week (ASFW) 2026 adalah Guest Lecture (kuliah tamu). Dilaksanakan di Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang, rangkaian acara hari kedua ASFW berjalan lancar dan meriah. Har kedua ASFW dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2026. Ketua Umum Indonesian Mode Design Association (IMODEA), Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. memaparkan materi terkait Inovasi Batik Digital dalam Praktik Sustainable Fashion.

Industri fashion di Indonesia saat ini telah berkembang pesat. Di samping itu, Indonesia memiliki banyak kebudayaan yang sangat beragam dan berpotensi untuk berkembang, baik di tingkat lokal, maupun di tingkat global. Dalam industri fashion, sustainability merupakan isu penting yang patut diperhatikan praktiknya. Melihat banyaknya peluang wastra yang dimiliki bangsa Indonesia, perlu adanya kepedulian dari para pelaku dalam industri fashion untuk secara konsisten mengangkat wastra Indonesia dalam karya-karya yang dihasilkan. Hal ini merupakan sesuatu yang sudah dilakukan oleh Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. sejak tahun 1994.  

Dengan dilaksanakannya sesi Kuliah Tamu dalam rangkaian acara ASFW ini, harapannya mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode, Fakultas Vokasi (FV), Universitas Negeri Malang (UM) dapat termotivasi untuk terus mengulik budaya Indonesia serta memperjuangkannya agar dapat menerjemahkan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Sesi kuliah tamu ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menambah wawasan mengenari metode riset dalam dunia fashion. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan IMODEA sebagai lembaga perkumpulan Program Studi Desain Mode di Indonesia. Dengan melihat pelung yang dimiliki oleh mahasiswa Desain Mode FV UM, Ibu Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. mendukung penuh dilaksankannya kegiatan ASFW ini dan berharap untuk kedepannya agar acara ASFW akan terus berlanjut. Dalam wawancaranya, Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. juga berpendapat bahwa setiap mahasiswa program studi Desain Mode harus memiliki mindset atau pola berpikir yang berorientasi untuk selalu menggali kedalaman budaya Indonesia untuk selanjutnya diwujudkan melalui karya-karya yang dihasilkan.   

Ibu Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. bercerita mengenai perjalanannya di dunia Fashion. Dari yang awalnya menekuni ilmu Desain Interior hingga akhirnya mendalami dunia fashion  yang menekankan pada kelokalan dan sustainability. Ibu Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. juga menekankan terkait, “think locally, act globally,” yang dalam konteks ini, orang yang berkecimpung di dunia fashion harus memiliki ide yang didasari oleh keingintahuan tentang budaya bangsa. Ibu Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. juga berpendapat, untuk menjadi individu yang unggul dalam industri fashion, mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk menjadi seorang entrepreneur. “Menjadi seorang entrepreneur bukan hanya kita bicara tentang bagaimana car akita berkomunikasi dengan orang, tetapi mempersiapkan diri tentang apa yang ingin dikomunikasikan,” ucap Ibu Dr. Tjak Istri Ratna C S, S.Sn., M.Si. dalam wawancaranya.

Kontribusi terhadap SDGs:

SDG 4 – QUALITY EDUCATION: Mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di bidang terapan.

Foto Kegiatan:

Pewarta : Aisyah Fitri Nur Hidayah