MALANG – Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Vocational Inter-Cultural Camp (VICC) 2026 sebagai program international short course tahunan. Mengusung tema “Collaborative Pathways: Skills Serving Society”. Pada tahun ini, VICC diikuti oleh peserta yang berasal dari Jepang dan Malaysia. Mereka berasal dari Kolej Komuniti Batu Gajah, Management and Science University, dan National Institute of Technology Kagoshima College. Dilaksanakan di Kota Malang dari tanggal 7 – 13 Mei, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas budaya bagi mahasiswa internasional untuk memahami kehidupan masyarakat lokal melalui pendekatan pembelajaran dan pengabdian masyarakat.

Menurut Alif Daniel Bin Ahmad Rahimi, Mahasiswa Management and Science University Malaysia (MSU),  VICC menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan karena ia dapat bertemu banyak teman internasional dengan cerita dan latar belakang budaya yang berbeda-beda.  “Momen yang paling menarik, bagi saya adalah orang-orangnya, sangat welcoming, they tell me a lot of things and share me a lot of meaningful stories that i should bring back to Malaysia” Ujar Alif Mahasiswa MSU yang merupakan partisipan VICC 2026 

Kegiatan tahunan Fakultas Vokasi UM ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa internasional di Universitas Negeri Malang tentang Kota Malang. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengangkat budaya Kota Malang menjadi lebih dikenal di level internasional.

Kegiatan yang ini merupakan upaya Fakultas Vokasi dalam memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Kota Malang, ke kancah internasional. Peserta VICC melakukan berbagai kegiatan di Kota Malang. 

Pada hari pertama, peserta melaksanakan International Lecture dengan tema, “Staying Human in the Era of AI”. Lalu dilanjutkan di hari kedua yaitu peserta berkunjung ke Kebun Teh Wonosari. Di sana peserta belajar cara memetik teh dan berinteraksi langsung dengan penduduk lokal. 

Hari ketiga diisi dengan workshop karya seni khas Indonesia, yaitu Workshop Membatik, lalu dilanjutkan dengan Asian Student Fashion Week (ASFW) Grand Show. Selanjutnya di hari keempat, peserta berkunjung ke Ruang Belajar Aqil lalu dilanjutkan dengan Kunjungan ke Kayutangan. Pada hari kelima, peserta melakukan Community Service di SMPN 4 Satu Atap Singosari.

Kontribusi terhadap SDGs:

SDG 4 – QUALITY EDUCATION: Mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui Community Service. 

SDG 17 – PARTNERSHIP FOR THE GOALS: Mendukung peningkatan kolaborasi internasional melalui pertukaran budaya.

Pewarta : Aisyah Fitri Nur Hidayah dan Kansa Kamila