Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang melaksanakan kunjungan edukatif ke SMKN 1 Lingsar sebagai bagian dari kegiatan penguatan wawasan pendidikan vokasi dan pengenalan dunia perkuliahan pada bidang mode. Kegiatan ini melibatkan tim dosen Desain Mode Fakultas Vokasi UM, yaitu Dr. Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn., Dr. Agus Sunandar, S.Pd., M.Sn., Ajeng Atma Kusuman, M.Pd., dan Rizka Sarah H. F. Ahsan, M.Pd. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa SMK mengenai peluang studi lanjut, karakter pembelajaran desain mode, serta prospek karier dan bisnis pada industri fashion.

Acara diawali dengan pemaparan materi oleh tim dosen Desain Mode Fakultas Vokasi UM mengenai dunia perkuliahan di bidang fashion. Para siswa SMKN 1 Lingsar diperkenalkan dengan berbagai aspek pembelajaran di Program Studi Desain Mode, mulai dari eksplorasi kreativitas desain, pengenalan berbagai tekstur tekstil, hingga kegiatan praktik perancangan busana. Materi tersebut memberikan gambaran bahwa pendidikan desain mode tidak hanya berfokus pada keterampilan menjahit, tetapi juga mencakup proses berpikir kreatif, pemahaman karakter bahan, pengembangan konsep, dan kemampuan menghasilkan karya yang bernilai estetis serta fungsional.
Pada kesempatan tersebut, siswa juga mendapatkan gambaran mengenai suasana perkuliahan di Desain Mode Fakultas Vokasi UM. Tim dosen menjelaskan bahwa lingkungan perkuliahan desain mode memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi melalui busana, ide desain, serta karya kreatif. Kebebasan berekspresi tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran karena mahasiswa didorong untuk membangun identitas visual, memahami tren, dan mengembangkan keberanian dalam menciptakan rancangan busana yang orisinal. Siswa juga diperkenalkan dengan sistem pendidikan Sarjana Terapan yang menekankan keseimbangan antara teori, praktik, kreativitas, dan kesiapan kerja.

Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap pencapaian SDG 4 Target 4.3, 4.4, dan 4.7 melalui perluasan akses informasi pendidikan tinggi vokasi, peningkatan wawasan keterampilan teknis-vokasional, serta pengenalan nilai keberlanjutan dalam bidang mode. Kegiatan ini juga mendukung SDG 8 Target 8.3, 8.5, dan 8.6 karena memberikan orientasi karier, wawasan kewirausahaan, dan penguatan kesiapan kerja bagi generasi muda pada sektor industri kreatif. Siswa SMK sebagai penerima manfaat memperoleh informasi tentang peluang menjadi desainer, pengembang produk fesyen, pelaku bisnis mode, pengelola produksi busana, maupun wirausahawan kreatif.
Selain itu, kunjungan ini relevan dengan SDG 9 Target 9.4 dan 9.5 karena memperkenalkan inovasi pembelajaran desain, pengembangan produk kreatif, serta pemanfaatan pengetahuan tekstil dan teknologi desain dalam industri mode. Kegiatan ini juga mendukung SDG 12 Target 12.5, 12.6, dan 12.8 melalui pengenalan prinsip produksi bertanggung jawab, pemanfaatan material secara bijak, serta kesadaran terhadap siklus hidup produk fesyen. Kolaborasi antara Fakultas Vokasi UM dan SMKN 1 Lingsar turut memperkuat SDG 17 Target 17.16 dan 17.17 melalui kemitraan pendidikan, pertukaran pengetahuan, dan penguatan kapasitas siswa SMK.

Dr. Nurul Hidayati, S.Pd., M.Sn., selaku perwakilan tim dosen, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa mengenai luasnya peluang pada bidang desain mode. “Kami ingin siswa memahami bahwa desain mode bukan hanya tentang membuat pakaian, tetapi juga tentang kreativitas, keberanian berekspresi, pemahaman tekstil, inovasi, dan kesiapan membangun karier di industri fesyen,” ujarnya. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kerja sama pendidikan, penguatan kompetensi siswa SMK, serta pengenalan dunia kampus vokasi kepada calon mahasiswa.
