Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kuliah tamu bertema “Implementasi IoT pada Sistem Kendali Mesin Produksi di Era Smart Manufacturing” pada 9 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kenanga Gedung B32 Lantai 2 ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. Gigih Priyandoko, seorang pakar di bidang Automotive Suspension, Automatic Control, dan Artificial Intelligence dari Universitas Widyagama. Melalui sesi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif tentang peran Internet of Things (IoT) dalam meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan otomatisasi proses manufaktur.
Control, dan Artificial Intelligence dari Universitas Widyagama. Melalui sesi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif tentang peran Internet of Things (IoT) dalam meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan otomatisasi proses manufaktur.

Perkembangan industri 4.0 menuntut sistem produksi yang lebih pintar, efisien, dan adaptif melalui integrasi teknologi digital. IoT menjadi fondasi utama smart manufacturing dengan kemampuan menghubungkan mesin, sensor, dan data secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
Kegiatan ini selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 Industry, Innovation, and Infrastructure yang mendorong inovasi teknologi dan peningkatan kapasitas industri, serta SDG 12 Responsible Consumption and Production melalui optimalisasi sistem produksi yang lebih efisien dan minim pemborosan. Dengan membekali mahasiswa sebagai calon praktisi manufaktur masa depan, kegiatan ini turut memperkuat kesiapan sumber daya manusia menuju industri berkelanjutan berteknologi tinggi.
Tujuan
- Memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep dan arsitektur IoT dalam sistem kendali mesin produksi.
- Mengidentifikasi peluang penerapan IoT untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan ketepatan proses manufaktur.
- Mengembangkan literasi digital mahasiswa dalam menghadapi era smart manufacturing.
- Menghubungkan pemanfaatan IoT dengan praktik industri berkelanjutan sesuai prinsip SDGs.
- Meningkatkan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja yang semakin berorientasi pada teknologi otomatis dan kecerdasan buatan.
Kuliah tamu berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang ingin memahami lebih jauh bagaimana IoT mengubah cara kerja pabrik modern. Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Gigih Priyandoko menjelaskan bahwa IoT bukan hanya alat untuk otomatisasi, tetapi juga platform strategis yang mampu mengintegrasikan data produksi, mengoptimalkan energi, serta meminimalkan error dan downtime mesin.

Mahasiswa diperkenalkan pada contoh nyata implementasi sensor cerdas, sistem monitoring berbasis cloud, dan algoritma kontrol otomatis yang digunakan pada lini produksi industri otomotif dan manufaktur berat. Penjelasan ini memberikan gambaran konkret tentang bagaimana teknologi dapat membantu mewujudkan proses produksi yang lebih efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan—selaras dengan SDG 12 tentang produksi berkelanjutan.
Diskusi juga menekankan pentingnya inovasi dalam membangun infrastruktur industri yang lebih resilient dan modern sesuai SDG 9. Peserta memperoleh wawasan bahwa penguasaan IoT menjadi skill utama bagi engineer masa depan yang harus mampu merancang sistem produksi berbasis data dan AI. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk kesadaran mereka mengenai peran teknologi dalam mendukung transformasi industri yang berkelanjutan.

Kontribusi terhadap SDGs:
Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap beberapa tujuan SDGs, yaitu:
1. SDG 4 – Pendidikan Berkualitas
Menyediakan akses pembelajaran berkualitas dengan menghadirkan pakar internasional untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa.
2. SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Mendorong penguatan inovasi melalui pemahaman dan penerapan teknologi IoT dalam sistem manufaktur modern.
3. SDG 12 – Responsible Consumption and Production
Mendukung efisiensi produksi dan pengurangan pemborosan melalui pemanfaatan teknologi monitoring dan kontrol berbasis data.