Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), menyelenggarakan kuliah tamu bertema “Bukti dan Kertas Kerja Audit” pada Kamis, 13 November 2025. Acara berlangsung di Gedung Kuliah Bersama A19 UM mulai pukul 09.00 hingga 12.40 WIB. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Kholilah, S.E., M.S.A., Ak., CA., CFA., CAP, dan dimoderatori oleh Inanda Shinta Anugrahani, S.E., M.A.

Dalam penyampaiannya, Dr. Kholilah memaparkan konsep fundamental mengenai bukti audit, peran esensial kertas kerja audit, serta perkembangan teknologi dalam audit internal. Ia menjelaskan bahwa kualitas audit sangat ditentukan oleh kecukupan dan ketepatan bukti yang dikumpulkan, serta bagaimana bukti tersebut didokumentasikan dalam kertas kerja audit yang sistematis. Kertas kerja audit, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai dasar pengambilan kesimpulan auditor, tetapi juga sebagai alat untuk memastikan konsistensi, akurasi, dan integritas proses audit secara keseluruhan.

Dr. Kholilah menekankan bahwa perkembangan teknologi telah membawa transformasi signifikan dalam audit internal. Digitalisasi memungkinkan auditor mengumpulkan bukti secara lebih cepat, akurat, dan dapat dilacak. Penggunaan audit software, data analytics, continuous auditing, dan sistem berbasis cloud mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi audit, sekaligus meminimalkan risiko human error. Beliau juga menguraikan bahwa teknologi audit modern memungkinkan auditor menguji populasi data secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan sampel. Hal ini meningkatkan reliabilitas bukti audit yang dikumpulkan, serta membantu auditor mendeteksi anomali atau potensi fraud secara lebih komprehensif.

Dalam kuliah tamu ini, Dr. Kholilah turut menjelaskan bagaimana audit internal berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7, 8, 9, dan 12. Audit internal memiliki peran strategis dalam memastikan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta berbasis data, sehingga lembaga publik maupun organisasi bisnis dapat mendukung pembangunan berkelanjutan. Proses audit yang berkualitas memastikan organisasi menerapkan prinsip tata kelola yang adil, akuntabel, dan bebas kecurangan. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang transparan dan mendukung pertumbuhan ekonomi (SDG 8). Audit internal membantu memastikan program pembangunan infrastruktur dan inovasi berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memiliki pelaporan yang dapat dipercaya (SDG 9). Audit membantu mengawasi manajemen produksi, manajemen limbah, dan praktik keberlanjutan lain agar sesuai dengan standar yang ditetapkan (SDG 12).

Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai bagaimana bukti dan kertas kerja audit menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas audit internal. Dengan penyajian materi yang komprehensif dan relevan, Dr. Kholilah menegaskan bahwa auditor internal tidak hanya bertugas memeriksa kepatuhan, tetapi juga memastikan tata kelola organisasi mendukung prinsip keberlanjutan dan akuntabilitas publik. Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih luas kepada mahasiswa bahwa peran auditor internal semakin strategis di era digital. Selain memastikan kualitas proses bisnis, auditor internal juga berkontribusi langsung dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, peningkatan transparansi, serta penguatan kualitas pengambilan keputusan dalam organisasi.