Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2025 menggelar serangkaian acara untuk memperkuat posisi industri fashion modest Indonesia yang bertujuan untuk menuju pasar global. Selain dihadiri oleh seluruh sektor fashion dari Indonesia ada berbagai negara juga datang untuk melakukan kolaborasi negara tersebut dari Turki, Dubai, Malaysia, Italy, dll. Festival ini mencakup berbagai kegiatan, termasuk seminar dan diskusi kelompok terfokus (FGD), yang semuanya menekankan pada kolaborasi, inovasi, dan warisan budaya. Sarjana Terapan Desain Mode lolos kurasi dan mendapatkan kesempata untuk mengikuti ajang internasional ini, tim desainer yang berangkat pada ajang ini terdiri dari 8 mahasiswa desain mode Angkatan 2024 yaitu, Nadiendha Reisya Fadilla, Vania Anindya Artanti, Adinda Ilmahesa Maharani, Galih Rimaldo, Aurelia Vika Anggun R., Salwa Akiva Putri, Diani Rosiana Agustin, dan Nayaka Paramesty Garib.
Pada Sabtu, 11 Oktober 2025, diadakan seminar berjudul “Cultural Codes in Contemporary Threads: Reinventing Wastra for Global Modesty”. Seminar ini berfokus pada reinovasi “wastra” atau kain tradisional Indonesia untuk pasar fashion modest global, menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat diintegrasikan ke dalam tren modern. Selain itu, pada Minggu 12 Oktober 2025 diadakannya Focus Group Discussion (FGD) yang bertema “One Campaign, One Movement”. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan kolaborasi antar pihak guna memajukan industri fashion modest. Kegiatan selanjutnya Adalah Parade Busana Modest, kali ini Sarjana Terapan Desain Mode, melenggangkan koleksi dengan tema Sustainovation: Terra Nova bermakna tanah baru, yang merepresentasikan kebangkitan gaya berkelanjutan yang berakar pada tradisi namun berorientasi pada masa depan. Koleksi ini menggabungkan nilai heritage lokal (batik Malang dan tenun nusantara) dengan estetika futuristik melalui bentuk, material, dan konstruksi busana yang inovatif. Koleksi ini menampilkan keseimbangan antara masa lalu (tradisi tekstil), masa kini (modest fashion), dan masa depan (futuristic innovation). Koleksi ini Adalah hasil karya dari mahasiswa Desain Mode Angkatan 2024.
Pameran ini memiliki tujuan untuk memamerkan hasil karya terbaik mahasiswa yang dihasilkan dari penerapan ilmu manufaktur dalam bentuk nyata. Selain itu, kegiatan ini juga dirancang untuk menarik minat generasi muda, khususnya siswa SMA, terhadap bidang teknologi manufaktur dengan memberikan inspirasi melalui karya inovatif. Di sisi lain, pameran ini bertujuan untuk menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian yang aplikatif, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi inovasi teknologi lokal yang mampu dikembangkan oleh generasi muda Indonesia.
FGD “One Campaign, One Movement” menghadirkan panelis terkemuka seperti Sanat Sebintang dari National Deputy Cooperative Bussines Development IFC, Yufie Kertaatmadja, seorang desainer fashion, dan Tjok Istri Ratna Cora dari IMODEA. Mereka berdiskusi mengenai strategi kolaboratif untuk industri. Seminar tentang wastra menghadirkan desainer terkenal seperti Itang Yunasz dan Ali Charisma, serta Wignyo Rahadi sebagai Founder & CEO Tenun Gaya. Diskusi yang dimoderatori oleh Shafira Umm ini membahas tentang integrasi budaya ke dalam desain modern.
Selain itu hasil karya mahasiswa Sustainovation: Terra Nova yang dipamerkan pada parade fashion show internasional ini tidak kalah memukau dari hasil desainer papan atas kelas nasional maupun internasional. Banyak pujian yang diterima dari berbagai pihak untuk karya dari mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode.
SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Dengan mendorong industri fashion modest dan mempromosikan wastra, acara ini mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, terutama bagi para pengrajin lokal.
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Seminar dan FGD ini mendorong inovasi dalam industri fashion dengan menggabungkan warisan budaya dan tren modern.
SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: Penggunaan wastra yang dipromosikan dalam seminar mendorong praktik produksi yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab. SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: Kedua acara ini mengumpulkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku industri, untuk bekerja sama dalam memajukan sektor fashion modest.