Malang, 18 Oktober 2025 – Fakultas Vokasi (FV) Universitas Negeri Malang memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan menandatangani Komitmen Bersama (MoU) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mewujudkan ekonomi kreatif yang inklusif dan berbasis teknologi, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang produktif dan berkelanjutan.
Penandatanganan yang berlangsung di Universitas Negeri Malang yang bertepatan dengan pelaksanaan Dies Natalis UM ke-71, bukan sekadar ritual formal, melainkan sebuah langkah nyata dalam mengakselerasi pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat lokal, khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah wujud nyata dari semangat link and match.
“Ini adalah momen dimana teori di kampus bertemu dengan praktik riil di lapangan. Kami tidak hanya ingin menciptakan lulusan yang siap kerja, tetapi juga yang mampu menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Dekranasda Jatim, kami akan mengintegrasikan kekuatan teknologi, kearifan lokal, dan prinsip-prinsip hijau dalam setiap proyek pengajaran dan penelitian kami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elestianto Dardak, mengapresiasi inisiatif ini. Ia menekankan bahwa sentuhan teknologi dan inovasi dari dunia kampus sangat dibutuhkan untuk mengangkat nilai tambah dan daya saing produk kerajinan dan UMKM Jawa Timur di kancah global.

“Kami memiliki kekayaan budaya dan pengrajin yang luar biasa. Namun, tantangan di era digital adalah bagaimana produk-produk ini dapat diakses lebih luas, dikemas dengan lebih modern, dan diproduksi dengan cara yang ramah lingkungan. Sinergi dengan Fakultas Vokasi UM akan membuka akses terhadap solusi-solusi inovatif untuk menjawab tantangan tersebut,” paparnya.

Bentuk Kolaborasi dan Dampak Langsung
Kerja sama ini akan diwujudkan dalam beberapa program konkret, di antaranya:
- Magang dan Proyek Bersama: Mahasiswa FV akan terlibat langsung dalam proyek riil bersama pengrajin binaan Dekranasda, seperti optimalisasi e-commerce, digital branding, hingga penerapan teknologi sederhana untuk efisiensi produksi.
- Riset dan Inovasi Berkelanjutan: Dosen dan mahasiswa akan melakukan penelitian untuk mengembangkan eco-design, kemasan ramah lingkungan, dan strategi daur ulang limbah kerajinan, yang langsung dapat diimplementasikan oleh UMKM.
- Pembangunan Pusat Inovasi Kewirausahaan: Kolaborasi ini akan memicu lahirnya pusat inkubasi bisnis di kampus yang khusus mendukung startup-startup di sektor ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
- Pertukaran Keahlian: Para pengrajin akan berbagi ilmu kearifan lokal (local wisdom) kepada sivitas akademika, sementara dosen dan mahasiswa akan memberikan pelatihan digitalisasi dan manajemen usaha modern.

Memperkuat Pilar Green Campus
Kolaborasi ini juga menjadi penopang utama terwujudnya Green Campus. “Kami tidak hanya memaknai Green Campus sebagai lingkungan fisik yang hijau, tetapi sebagai ekosistem yang berkelanjutan secara keseluruhan,” tambah Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, selaku Rektor Universitas Negeri Malang.Dekan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Muladi. S.T., M.T, menyatakan “Dengan lahirnya wirausaha-wirausaha muda yang sadar lingkungan, produk-produk hijau yang digunakan di kampus, dan kurikulum yang menyatu dengan prinsip SDGs, kami sedang membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih berkelanjutan. Ini adalah praktik nyata dari konsep ‘Kampus Hijau’ yang kami usung.”

Diharapkan, kolaborasi antara FV dan Dekranasda Jatim ini dapat menjadi model percontohan bagi kemitraan serupa di seluruh Nusantara, membuktikan bahwa dunia pendidikan dan pelaku ekonomi kreatif dapat bersinergi untuk menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang positif dan berkesinambungan.