Dalam dunia industri, predictive maintenance menjadi strategi kunci untuk mengoptimalkan produktivitas dan efisiensi operasional. Melalui pendekatan ini, potensi kerusakan dapat diidentifikasi lebih awal dengan memanfaatkan teknologi seperti sensor dan machine learning. Untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi menghadirkan kuliah tamu dengan tema “Strategi Predictive Maintenance: Mengurangi Downtime dan Meningkatkan Produktivitas”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa tentang penerapan predictive maintenance dalam industri, khususnya di sektor pembangkit energi. Dengan pemahaman ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaplikasikan teknologi terbaru seperti sensor dan machine learning untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan peralatan secara proaktif, yang dapat mengurangi risiko kerusakan dan biaya operasional.
Kuliah tamu dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2025 di GKB A20 Lantai 9 Universitas Negeri Malang. Acara dimulai pukul 08.00 hingga selesai, dengan menghadirkan narasumber utama, Rahmatullah Aji Prabowo, S.T., seorang Predictive Maintenance Engineer dari PT. Adikari Wisesa Indonesia, dan dimoderatori oleh Misbahul Munir, S.T., M.T. Para peserta diberikan penjelasan tentang konsep predictive maintenance, teknologi pendukung, serta manfaatnya dalam mengurangi downtime.
Kuliah tamu ini berhasil memberikan pemahaman baru kepada mahasiswa tentang pentingnya predictive maintenance sebagai strategi peningkatan produktivitas. Mahasiswa merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan teknologi dan termotivasi untuk terus belajar.
“Manfaat yang saya dapatkan dari kuliah tamu hari ini bersama PT Adhikara adalah pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya predictive maintenance dalam dunia industri khususnya di sektor prodisa yaitu pembangkit energi. Saya jadi lebih memahami tentang bagaimana data teknologi seperti sensor dan machine learning itu bisa digunakan dalam memprediksi kerusakan, sebelum dapat terjadi kerusakan itu kita jadi dapat bisa memprediksi. Dan ini tentu sangat penting banget untuk kita dapat mengurangi downtime dan meningkatkan efisiensi operasional di lapangan” ujar Sachan Irzi mahasiswa program studi teknologi rekayasa pembangkit energi Angkatan 2024.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan konsep dan pengetahuan yang diperoleh dalam dunia kerja. Terutama dalam bidang pembangkit energi, mahasiswa diharapkan menjadi tenaga profesional yang mampu memanfaatkan teknologi predictive maintenance untuk meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan.
“Harapan saya kedepannya adalah bisa menerapkan konsep predictive maintenance ini saat saya masuk ke dalam dunia kerja dan khususnya di dunia kerja pembangkit. Saya juga berharap kampus ini juga bisa terus menghadirkan kuliah tamu seperti ini agar kami bisa semakin terbuka tentang pemahaman-pemahaman yang akan terjadi di kehidupan kami setelah ini dalam dunia kerja khususnya” ujar Sachan Irzi.
Kontribusi terhadap SDGs:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: Kegiatan ini memberikan pendidikan berbasis praktik dengan narasumber ahli dari industri, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi dengan dunia kerja.
SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Melalui wawasan yang diberikan, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja yang terampil dan mampu berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan pertumbuhan ekonomi dalam sektor pembangkit energi.
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur: Kegiatan ini mendukung pengembangan inovasi dalam sektor industri dengan memanfaatkan teknologi predictive maintenance untuk menciptakan infrastruktur yang lebih tangguh dan efisien.
SDG 17 – Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan: Kolaborasi antara Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang dan PT. Adikari Wisesa Indonesia mencerminkan kemitraan yang kuat antara akademisi dan industri untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Pewarta: Geby I Agusti Tungga Dewi I.P