Malang, 2 Mei 2025 — Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang kembali menggelar kuliah tamu inspiratif pada Jumat pagi (2/5), pukul 08.00–09.30 WIB bertempat di Hall GKB A20 lantai 9. Kegiatan ini mengangkat tema “Menjelajahi Karier di Industri Teknologi Jepang: Tren, Tantangan, dan Peluang bagi Talenta Muda Indonesia”, dan dihadiri oleh sekitar 190 peserta.
Kuliah tamu menghadirkan narasumber Didit Setiyawan, Direktur PT. Manabu Insan Mulia, sebuah lembaga yang bergerak dalam pengembangan SDM dan konektivitas talenta Indonesia dengan industri Jepang. Dalam sesi ini, Didit memberikan wawasan menyeluruh mengenai kondisi terkini industri teknologi di Jepang, kriteria tenaga kerja yang dibutuhkan, serta strategi sukses bagi mahasiswa Indonesia yang ingin membangun karier internasional.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur, Ir. Didin Zakariya Lubis, S.Pd., M.Eng., yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya program studi dalam membekali mahasiswa dengan wawasan global dan kesiapan kerja lintas budaya.
“Kita ingin mahasiswa memiliki visi internasional dan kesiapan untuk bersaing di level global. Jepang adalah salah satu negara maju yang sangat terbuka terhadap talenta dari Indonesia, namun juga menuntut disiplin, kompetensi, dan budaya kerja yang tinggi,” tegasnya.
Kuliah tamu ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa terkait peluang dan tantangan karier di industri teknologi Jepang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan:
- Mengetahui tren dan kebutuhan tenaga kerja industri di Jepang, khususnya di bidang manufaktur dan teknologi.
- Memahami budaya kerja dan etika profesional yang diterapkan di lingkungan kerja Jepang.
- Memiliki gambaran tentang langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk menyiapkan diri membangun karier secara global.
Kegiatan ini turut berkontribusi dalam pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), antara lain:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: dengan memberikan akses pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.
- SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: melalui peningkatan kualitas dan kesiapan mahasiswa sebagai tenaga kerja terampil yang siap memasuki pasar kerja internasional.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: dengan membangun jejaring antara perguruan tinggi, lembaga pengembangan SDM, dan industri internasional seperti Jepang.
Dengan kegiatan seperti ini, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur terus berkomitmen menjembatani dunia akademik dengan dunia industri, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global, demi mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Penulis : Ir. Didin Zakariya Lubis, M.Eng