Sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi praktikal mahasiswa dalam bidang tekstil dan fesyen, Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, menyelenggarakan kegiatan perkuliahan Fabric Manipulation dengan fokus pada teknik tie dye. Kegiatan ini berlangsung selama empat pertemuan dan menghadirkan praktisi industri, Miss Isnani Faisalina, dari Dua Sisi Fashion Studio sebagai narasumber utama.

Materi tie dye dipilih karena merupakan salah satu teknik pewarnaan kain yang tidak hanya populer secara global, tetapi juga memiliki nilai artistik dan potensi ekonomi yang tinggi, terutama dalam industri kreatif berbasis budaya lokal. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis dan artistik, tetapi juga wawasan profesional dan pengalaman langsung dari pelaku industri. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat memperluas cakrawala mahasiswa dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia kerja secara kreatif, adaptif, dan inovatif.

Kegiatan perkuliahan Fabric Manipulation dengan materi tie dye yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang, bekerja sama dengan Dua Sisi Fashion Studio, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa dalam teknik pewarnaan kain, mengintegrasikan praktik industri ke dalam kurikulum, mendorong inovasi berbasis budaya lokal, meningkatkan pengalaman langsung dalam praktik industri dan pengembangan keterampilan teknis, sehingga mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja, khususnya dalam sektor industri kreatif dan fesyen.

Selama empat pertemuan dalam mata kuliah Fabric Manipulation, mahasiswa Sarjana Terapan Desain Mode Universitas Negeri Malang mendapatkan pelatihan intensif mengenai teknik pewarnaan kain tie dye bersama praktisi industri, Miss Isnani Faisalina dari Dua Sisi Fashion Studio. Kegiatan ini mencakup eksplorasi berbagai teknik pengikatan, pelipatan, dan pewarnaan kain, yang menghasilkan karya-karya tekstil dengan motif dan tekstur yang unik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga menerapkannya secara langsung dengan menciptakan kain tie dye yang kemudian dimodifikasi melalui teknik manipulasi kain seperti pada mata kuliah yang diampu yaitu fabric manipulation. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, memperluas wawasan mereka tentang aplikasi teknik tradisional dalam konteks desain modern, serta mempererat hubungan antara dunia akademik dan industri fesyen.

Kontribusi terhadap SDGs:

SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Berkualitas)

Kegiatan ini secara langsung mendukung pendidikan berkualitas dengan menghadirkan media pembelajaran kreatif seperti poster edukatif, permainan, dan diskusi interaktif yang membantu meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap ilmu akuntansi.

SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur

Kolaborasi antara Program Studi Sarjana Terapan Desain Mode dan Dua Sisi Fashion Studio menciptakan sinergi antara pendidikan dan industri kreatif. Kegiatan ini mendorong inovasi dalam desain tekstil dengan menggabungkan teknik tradisional tie dye dan manipulasi kain, yang berpotensi menghasilkan produk fesyen yang berdaya saing tinggi. Hal ini mendukung target SDG 9.5 yang berfokus pada peningkatan kapasitas teknologi dan inovasi di sektor industri.

SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)

Pameran ini melibatkan kolaborasi antar mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas, termasuk pengunjung dari berbagai latar belakang. Interaksi ini menciptakan ruang untuk berbagi pengetahuan dan membangun jejaring yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara kolektif.

Pewarta: Aini Adila Rusydiana