International Poster Competition (I-POSTION) 2025 hadir sebagai ajang kreativitas global dengan tema besar: “Sustainable Economy, Youth Energy: Transforming the World Together”. Kompetisi ini diselenggarakan oleh prodi D4 Akutansi Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Malang dalam serangkaian acara VOCASPIRA sebagai platform bagi siswa dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengekspresikan ide-ide inovatif melalui karya poster. Tema ini dipilih dengan latar belakang urgensi global akan pentingnya ekonomi berkelanjutan dan peran krusial generasi muda dalam mendorong transformasi energi dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kompetisi ini, diharapkan para peserta mampu menyampaikan pemikiran kritis dan solusi kreatif terhadap isu-isu lingkungan dan sosial melalui media visual.
Tujuan penyelenggaraan International Poster Competition (I-POSTION) 2025 untuk meningkatkan kesadaran pelajar dan mahasiswa terhadap isu-isu keberlanjutan, khususnya dalam konteks ekonomi global dan peran generasi muda dalam transformasi dunia. Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan komunikasi visual dalam bentuk poster yang disertai esai analitis. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun kerja sama tim, meningkatkan kepercayaan diri dalam mengekspresikan ide, serta memperluas wawasan tentang pentingnya kolaborasi lintas negara. I-POSTION 2025 memperkuat citra Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap isu global dan berkomitmen terhadap pengembangan kreativitas serta kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Kompetisi I-POSTION 2025 diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa SMP, SMA/SMK/MA, hingga mahasiswa program diploma dan sarjana dari dalam maupun luar negeri. Setiap tim terdiri dari 3 peserta yang didampingi oleh seorang guru atau dosen pembimbing. Setiap peserta mengirimkan karya poster digital beserta esai sepanjang minimal 500 kata. Pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung dari tanggal 7 Maret hingga 7 April 2025, setelah sebelumnya diperpanjang dari tanggal 21 Maret 2025. Para pemenang diumumkan pada tanggal 16 April 2025, dan menerima hadiah berupa uang tunai, trofi, serta sertifikat penghargaan.
Kegiatan ini berhasil menghimpun beragam gagasan kreatif mengenai masa depan ekonomi dan energi, serta menunjukkan antusiasme tinggi peserta dari berbagai negara. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, I-POSTION 2025 juga menjadi ruang edukasi, refleksi, dan kolaborasi bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan kepedulian mereka terhadap isu global secara konstruktif dan solutif.
Kontribusi terhadap SDGs:
SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: Kegiatan International Poster Competition (I-POSTION) 2025 secara langsung mendukung tujuan pendidikan berkualitas dengan memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, analisis isu global, dan ekspresi kreatif melalui media poster dan esai akademik.
SDG 7 – Energi Bersih dan Terjangkau: I-POSTION 2025 turut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya akses terhadap energi yang bersih, terjangkau, dan berkelanjutan. Melalui tema yang menyoroti transformasi energi dan ekonomi berkelanjutan, peserta didorong untuk mengeksplorasi solusi kreatif dan inovatif terkait pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi energi. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif dalam menanamkan pemahaman tentang transisi energi yang adil dan ramah lingkungan kepada generasi muda.
SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim: Berfokus pada peran generasi muda dalam menghadapi tantangan lingkungan global, khususnya terkait ekonomi berkelanjutan dan transformasi energi. Dengan mendorong peserta untuk menciptakan karya yang mencerminkan kepedulian terhadap isu perubahan iklim, kompetisi ini menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya aksi nyata untuk menjaga bumi.
SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: I-POSTION 2025 mendorong kolaborasi lintas batas dan memperkuat kemitraan antara lembaga pendidikan, pendidik, dan peserta dari berbagai negara. Setiap tim didampingi oleh guru atau dosen sebagai pembimbing, memperkuat ikatan akademik dan mentoring yang positif.