Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri, Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur (TRM) Fakultas Vokasi UM melaksanakan kunjungan industri ke PT. PAL Indonesia, perusahaan galangan kapal terbesar di Indonesia yang juga berperan penting dalam pengembangan teknologi maritim nasional.
Kunjungan ini merupakan implementasi nyata dari kerjasama (Implementation Agreement/IA) yang telah terjalin, sekaligus bertujuan untuk melakukan evaluasi kurikulum prodi, mengawasi perkembangan mahasiswa magang, serta mendiskusikan peluang pengembangan kompetensi bidang teknologi manufaktur maritim. Kehadiran tim akademik dari Prodi D4 TRM ini menjadi langkah aktif dalam mengintegrasikan pendidikan vokasi dengan praktik terbaik di industri, memperkuat link and match dunia pendidikan dan dunia kerja, serta mendorong inovasi berbasis teknologi.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan perjanjian kerjasama IA dengan PT. PAL Indonesia untuk pengembangan pendidikan berbasis industri dan memberikan pendampingan intensif terhadap mahasiswa magang agar memperoleh pengalaman kerja nyata yang selaras dengan kompetensi akademik.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ir. Didin Zakariya Lubis, S.Pd., M.Eng, Ketua Prodi D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur. Turut mendampingi dalam kegiatan ini adalah dosen pembimbing Jibril Maulana, S.T., M.T., Muhammad Ilman Nur Sasongko, S.Pd., M.T., serta Obaja Eden Sentosa Riyanto, S.S.T., M.Sc.. Mahasiswa D4 TRM angkatan 2022 menjadi bagian aktif dalam observasi dan evaluasi lapangan di PT. PAL Indonesia.
Kegiatan kunjungan industri ini mendapatkan dukungan dari universitas terkait dengan transportasi kunjungan/monitoring magang. Selain itu, dalam pelaksanaan magang, mahasiswa mendapatkan fasilitas dari perusahaan baik untuk pengembangan hard skills maupun soft skills.
Melalui kegiatan ini, berbagai capaian penting berhasil diraih. Salah satunya adalah terbukanya peluang kerja sama baru dalam bidang penelitian aplikasi teknologi maritim. Kerja sama ini diharapkan mampu mendorong inovasi di bidang rekayasa manufaktur dan memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi strategis nasional.
Lebih dari itu, kunjungan ini juga memperkaya kurikulum D4 TRM dengan masukan langsung dari dunia industri, memastikan bahwa materi pembelajaran yang diberikan di kampus benar-benar relevan, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri saat ini. Keterlibatan aktif industri dalam pengembangan kurikulum menjadi langkah nyata dalam menciptakan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja global.
Tak kalah penting, kualitas dan relevansi program magang mahasiswa turut meningkat secara signifikan. Dengan bimbingan intensif dari dosen pembimbing dan praktisi industri, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata yang tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter profesionalisme dan etos kerja tinggi.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen D4 Teknologi Rekayasa Manufaktur UM dalam mengimplementasikan pendidikan berbasis kolaborasi, inovasi, dan relevansi industri — sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) khususnya pada bidang Quality Education (SDG 4), Industry, Innovation, and Infrastructure (SDG 9), serta Partnerships for the Goals (SDG 17).
Kunjungan ini berkontribusi terhadap SDG 4 dalam meningkatkan mutu pendidikan berbasis kejuruan, SDG 9 dengan memperkuat inovasi teknologi di bidang industri maritim, serta SDG 17 melalui penguatan kemitraan produktif antara institusi pendidikan tinggi dan perusahaan industri nasional.