Dalam rangka mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, serta memperkuat kolaborasi strategis di bidang desain mode, Program Studi Desain Mode Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan Halal Bi Halal dan Penandatanganan Kerja Sama dengan Mitra Industri. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ruang kolaboratif yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan industri, sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui jejaring profesional.

Kegiatan ini bertujuan menjembatani sivitas akademika dengan dunia industri fashion secara langsung, mendorong pembelajaran berbasis praktik, serta membangun kerja sama jangka panjang untuk mendukung proses pendidikan yang lebih aplikatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Hal tersebut selaras dengan kontribusi SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta SDG 12 konsumsi dan praduksi yang bertanggung jawab.

Program Studi Desain Mode Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal dan Penandatanganan Kerja Sama dengan Mitra Industri pada tanggal 20 April 2025 bertempat di Restoran Ubud Hotel and Cottages Malang. Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan industri dalam bidang desain mode, serta membuka ruang kolaborasi yang inovatif dan strategis.

Sebanyak 19 mitra industri fashion dari berbagai latar belakang turut menandatangani kerja sama, antara lain: Dua Sisi, By Widyanti, Falasifa, Feyzion by Zizi, Yece by Yeti Topiah, Batik Blimbing, Soendari Batik & Art Gallery, Reramban, Torilla by Hany, Memossa by Feby Ayusta, House of Haris, Batik Sengguruh, La Mariee, Reve Couture, Almira Handmade, Dotstruction Studio, Blajar Fashion, Belquinza, dan Samsuga.

Keberagaman mitra ini menjadi kekuatan tersendiri dalam memperkaya proses pembelajaran mahasiswa, dari pengrajin batik tradisional hingga brand urban yang telah menembus pasar nasional. Suasana hangat Halal Bi Halal turut memperkuat silaturahmi dan semangat kolaborasi antara sivitas akademika dan pelaku industri.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan industri mode di era digital, serta mendukung mahasiswa agar lebih siap menghadapi persaingan global melalui pembelajaran yang inklusif dan aplikatif.