Keselamatan dalam berkendara merupakan prioritas utama dalam industri otomotif. Salah satu faktor penting yang memengaruhi stabilitas kendaraan adalah respons yawrate (YR) dan vehicle side slip (VSS). Jika kedua parameter ini tidak dikendalikan dengan baik, kendaraan berisiko mengalami oversteer atau understeer yang dapat menyebabkan hilangnya kendali dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Untuk mengatasi masalah ini, berbagai metode kontrol telah dikembangkan, termasuk Direct Yaw Control, PID Yaw Rate Control, Sliding Mode Yawrate Control, hingga Vehicle Stability Control Fuzzy. Namun, kontrol four-wheel steering (4WS) dianggap sebagai salah satu solusi terbaik untuk mengatasi vehicle side slip.

Dalam penelitian yang berjudul Design of four-wheel steering by using fuzzy logic to reduce vehicle side slip and under and oversteer (https://pubs.aip.org/aip/acp/article-abstract/2671/1/020006/2880470/Design-of-four-wheel-steering-by-using-fuzzy-logic), Dr. Muchammad Harly, S.T., M.T., dosen Prodi Teknologi Rekayasa Otomotif (TRO) Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), bersama timnya merancang dan membuat prototipe sistem four-wheel steering berbasis fuzzy logic tipe Mamdani. Sistem ini dirancang untuk mengurangi efek oversteer dan understeer yang sering terjadi ketika kendaraan melaju pada kondisi jalan yang licin atau saat bermanuver tajam.

Penelitian ini sangat relevan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG nomor 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), nomor 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industri), serta nomor 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan).

Dalam kaitannya dengan SDG 3, pengembangan sistem four-wheel steering ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan keselamatan berkendara, sehingga mengurangi risiko kecelakaan yang bisa berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan pengemudi serta penumpang. Kendaraan yang lebih stabil akan meningkatkan kepercayaan pengendara dan meminimalisir potensi cedera akibat kecelakaan.

Selain itu, dari perspektif SDG 9, inovasi ini merupakan contoh nyata dari pengembangan teknologi di industri otomotif. Dengan memanfaatkan teknologi fuzzy logic, sistem ini mampu memberikan solusi yang lebih cerdas dan responsif dalam mengatasi masalah kestabilan kendaraan. Hal ini mendukung pertumbuhan industri yang inovatif dan berkelanjutan, serta memajukan pengembangan infrastruktur teknologi dalam kendaraan modern.

Terakhir, penelitian ini juga mendukung SDG 11 dalam menciptakan kota dan pemukiman yang berkelanjutan. Kendaraan yang dilengkapi dengan sistem kontrol canggih seperti four-wheel steering berbasis fuzzy logic akan lebih aman digunakan di area perkotaan yang padat dan kompleks. Teknologi ini membantu menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan teratur, serta mendukung pengembangan transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Dengan adanya sistem four-wheel steering ini, diharapkan keselamatan kendaraan dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan transportasi yang lebih aman dan efisien di masa depan.