Malang, 14 Oktober 2024 — UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para pemilik dan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sektor pangan. Pelatihan ini berlangsung di Hotel Pelangi, Jalan Merdeka Selatan No. 3, Kec. Klojen, Kota Malang, pada tanggal 14-15 Oktober 2024.

Acara ini menghadirkan Dr. Ir. Soenar Soekopitojo, M.Si., dosen Program Studi D4 Tata Boga, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), sebagai narasumber utama pada tanggal 14 Oktober 2024 malam, dari pukul 18.30 sampai 21.00 WIB. Dr. Soenar membawakan materi dengan topik yang sangat penting dan relevan, yakni Pengawetan Makanan yang Aman dan Sehat, yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku UKM dalam menjaga kualitas produk makanan mereka.

Dalam materinya, Dr. Soenar menjelaskan berbagai teknik pengawetan makanan, baik yang menggunakan metode tradisional maupun teknologi modern. Teknik-teknik seperti pengeringan, fermentasi, pembekuan, hingga penggunaan bahan pengawet alami dibahas dengan detail. Dr. Soenar juga menekankan pentingnya mematuhi standar keamanan pangan, sehingga produk makanan yang dihasilkan tetap aman dikonsumsi dan memiliki umur simpan yang lebih panjang tanpa mengorbankan kualitas.

Pelatihan ini sangat menarik perhatian peserta, yang sebagian besar merupakan pemilik dan pelaku UKM pangan dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Mereka sangat antusias mempelajari cara-cara yang dapat membantu meningkatkan kualitas dan daya tahan produk mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Beberapa peserta juga membagikan pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam proses pengawetan makanan, yang kemudian dibahas secara langsung oleh narasumber.

Achmad Rizadi, S.E., M.A., Kepala Seksi Penyelenggaraan Pelatihan UPT Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, bertindak sebagai moderator dalam kegiatan ini. Achmad memastikan pelatihan berjalan dengan interaktif dan penuh diskusi yang produktif. Beliau juga menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan UPT dalam mendukung pengembangan UKM pangan di Jawa Timur, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin ketat.

Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang aktif antara peserta dan narasumber, di mana banyak pertanyaan seputar penerapan teknik pengawetan yang aman dan sehat bagi UKM skala kecil hingga menengah. Peserta berharap agar pelatihan seperti ini terus dilakukan secara berkala agar pengetahuan dan keterampilan mereka dapat terus berkembang. Dengan pelatihan ini, diharapkan pelaku UKM pangan mampu mengaplikasikan teknik pengawetan yang lebih efisien, sehingga meningkatkan daya saing produk mereka di pasar lokal maupun nasional.

Kegiatan ini juga menjembatani terjalinnya kolaborasi antara Prodi D4 Tata Boga dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, baik dalam kegiatan pelatihan maupun bentuk kerjasama lainnya. Selain itu, Prodi D4 Tata Boga juga dapat merintis dan memperluas kerjasama dengan pemilik/pelaku UKM pangan yang ada di wilayah Jawa Timur seperti misalnya sebagai tempat magang mahasiswa, penyediaan dosen praktisi, kolaborasi penelitian maupun kerjasama dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi lainnya.