Prodi D4 Perpustakaan Digital Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM) gelar kuliah kebangsaan  pada Senin (09/09/2024) di Aula Fakultas Vokasi Gedung A27 . Kegiatan ini mengusung tema “Kesehatan Mental dalam Menghadapi Tantangan Perkuliahan di Era Post-Truth”. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A. kepala PLPBK-LPPP UM  sebagai narasumber, Ibu Inawati, S.I.P., M.M. selaku kaprodi dan para bapak ibu dosen prodi D4 Perpustakaan Digital serta mahasiswa yang terdaftar menjadi peserta kuliah kebangsaan. 

Kegiatan kuliah kebangsaan ini dimoderatori oleh Ibu Lidya Amalia Rahmania, M.Kom. dan dihadiri sebanyak 52 mahasiswa baru prodi D4 Perpustakaan Digital angakatan 2024.

Dalam sambutannya, Ibu Kaprodi menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena terlaksananya kuliah kebangsaan ini. “Patut kita syukuri, kita bisa mengadakan kuliah kebangsaan dengan Pemateri Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A. Semoga kegiatan kuliah kebangsaan ini akan memberikan banyak manfaat.” Ujar Kaprodi D4 Perpustakaan Digital Ibu Inawati, S.I.P., M.M.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjaga kesehatan mental di dalam Menghadapi Tantangan Perkuliahan di Era Post-Truth yang ditandai dengan maraknya hoaks dan informasi yang menyesatkan.

Memasuki acara utama yaitu penyampaian materi, Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A. membawakan materi berisi Mental Health in Post Truht” mengenai konsep kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial. Dasar untuk berfungsi efektif dalam kehidupan sehari-hari, mengelola stres, bekerja secara produktif, dan berkontribusi pada masyarakat. Intinya sama dengan kesejahteraan emosional, resiliensi psikologis, dan kesehatan kognitif. menekankan keseimbangan dan kapasitas untuk pulih dari kesulitan yang mewakili keadaan keseimbangan internal. Tak hanya itu, beliau juga mendorong serta memberi semangat agar mahasiswa semakin kreatif serta produktif dalam menghadapi tuntutan kehidupan yang semakin kompleks ini.

“Pada tahun 2022 Indonesia memperkirakan sekitar 25% responden stress adalah masalah kesehatan mental yang paling umum dan mempengaruhi kehidupan bersosial, yang dapat di tangani secara pribadi dan tidak sedikit beralih ke praktik spiritual atau agama.” Ujar Dr. Imanuel Hitipeuw, M.A

Saat ini kita sudah memasuki sebuah era, yaitu era post-truth, yaitu suatu kondisi dimana fakta tidak terlalu berpengaruh dalam opini atau pandangan masyarakat dibandingkan dengan emosi, keyakinan atau keberpihakan personal terhadap sebuah informasi. Yang mana The Concept of post-truth merujuk pada suatu kondisi di mana fakta objektif menjadi kurang penting dalam membentuk opini publik dibandingkan dengan emosi, kepercayaan pribadi, atau narasi yang menarik. Dalam era post-truth atau pasca-kebenaran, kebenaran seringkali diabaikan atau dimanipulasi untuk mencapai tujuan tertentu, seperti memanipulasi opini publik atau memenangkan argument.

Kesehatan mental yang baik adalah aset berharga bagi individu dan organisasi. Setiap instansi yang memprioritaskan kesehatan mental karyawan akan mendapatkan keuntungan jangka panjang, seperti peningkatan produktivitas, penurunan tingkat absensi, dan peningkatan reputasi suatu instansi. Dengan memahami tantangan dan dampaknya, serta menerapkan strategi yang tepat, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.

Kegiatan diakhiri dengan foto bersama  para dosen dan narasumber kegiatan kuliah kebangsaan pada siang hari itu. 

Kuliah kebangsaan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Prodi D4 Perpustakaan Digital dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pentingnya menjaga kesehatan mental di dunia perkulihan. Hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin ke-4 dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan akses informasi yang merata.