Malang, 12 September 2024 – Program Studi D4 Tata Boga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kegiatan “Kuliah Kebangsaan” dengan tema “Memperkuat Identitas Bangsa Melalui Kuliner Berbasis Kearifan Lokal untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan”. Acara yang berlangsung pada Kamis, 12 September 2024, pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini bertempat di UPT Lapasila, Gedung B31 Lantai 2 Universitas Negeri Malang.

Acara tersebut menghadirkan Andhika Yudha Pratama, S.Pd., M.Sc., Dosen PPKN Universitas Negeri Malang, sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan pandangan tentang pentingnya kuliner berbasis kearifan lokal dalam memperkuat identitas bangsa dan bagaimana peran kuliner lokal dapat mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dr. Ir. Soenar Soekopitojo, M.Si., selaku Ketua Program Studi D4 Tata Boga Fakultas Vokasi UM. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kuliner tradisional merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan nasional. “Kuliner berbasis kearifan lokal bukan hanya sekadar simbol identitas bangsa, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menopang pembangunan nasional yang berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi maupun budaya,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Andhika Yudha Pratama menyoroti pentingnya melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas nasional yang harus dipertahankan di tengah globalisasi. “Kuliner tradisional berbasis kearifan lokal merupakan jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan warisan leluhur. Di samping itu, kuliner lokal juga memiliki peran ekonomi yang strategis dalam mendukung keberlanjutan pembangunan nasional,” jelas Andhika.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan harus melibatkan pelestarian budaya lokal, termasuk kuliner. Menurutnya, dengan menjaga dan mengembangkan kuliner berbasis kearifan lokal, tidak hanya akan memperkuat identitas bangsa, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru yang berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Diskusi yang berlangsung dipandu oleh moderator Rais Amin, S.Pd., M.Pd., Dosen Fakultas Vokasi UM. Para peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Prodi D4 Tata Boga tampak antusias mengikuti diskusi, dengan banyaknya pertanyaan seputar bagaimana kuliner tradisional dapat terus dikembangkan dan diadaptasi dalam konteks modern tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Kuliah Kebangsaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya kearifan lokal dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan. Acara ini juga memberikan wawasan kepada para peserta tentang bagaimana mereka bisa berperan dalam melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Prodi D4 Tata Boga Fakultas Vokasi UM semakin termotivasi untuk berinovasi dalam mengangkat kuliner lokal sebagai bagian dari kontribusi mereka terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.