Mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Malang, Rena Artika Fitri bersama dengan dosen pembimbing Tugas Akhir, Inanda Shinta Anugrahani, S.E., M.A. ikut berkontribusi dalam pencapaian target SDGs nomor 8, yaitu Decent Work and Economic Growth pada UMKM Toko Buk Ti. Dalam meningkatkan produktivitas ekonomi diperlukan peningkatan dan inovasi teknologi dalam pengelolaan keuangan UMKM. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan UMKM Toko Buk Ti membutuhkan inovasi untuk memudahkan pencatatan keuangan sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif dan efisien.

Pengelolaan keuangan Toko Buk Ti belum memanfaatkan teknologi karena masih menggunakan sistem manual, padahal teknologi merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan usaha. Pencatatan keuangan pada UMKM tidak tercatat dengan baik disebabkan oleh faktor tertentu. Misalnya, pemilik toko lupa untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran yang ada pada toko sehingga tidak dapat mengetahui keuntungan maupun kerugian yang di alami. Masalah lain ditemukan yaitu dalam mengelola persediaan barang dagangnya tidak memiliki sebuah sistem untuk mencatat barang masuk dan barang keluar yang mengakibatkan toko tidak memiliki stok persediaan yang cukup untuk dijual. Tentu hal ini akan menjadi bumerang bagi keberlanjutan operasional UMKM. Dalam upaya mengatasi persoalan ini, peneliti telah bekerja keras untuk menciptakan solusi yang efektif dan sederhana untuk khalayak umum. Peneliti telah merancang sebuah aplikasi kasir berbasis android yang memiliki berbagai fitur, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, sistem dapat mencetak struk pembelian, serta mencatat barang masuk dan keluar yang ada pada toko. Aplikasi kasir berbasis android dirancang oleh peneliti karena pemilik toko dalam kehidupan sehari-hari menggunakan smartphone. Penggunaan aplikasi kasir berbasis android pada Toko Bukti merupakan wujud komitmen Prodi D4 Akuntansi dalam mewujudkan industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan serta memfasilitasi perkembangan inovasi. Hal ini sesuai dengan tujuan SDGs 9.

Pengembangan media pencatatan dilakukan dalam bentuk aplikasi kasir berbasis android. Pengembangan ini menggunakan model waterfall yang memiliki 5 tahapan yaitu; (1) analisis, (2) desain, (3) implementasi, (4) pengujian dan (5) pemeliharaan. Kelima tahap tersebut akan menunjang proses penyusunan aplikasi kasir. Aplikasi kasir disusun sesuai dengan kebutuhan UMKM sehingga didesain atas dasar kemudahan dan sederhana. Meskipun aplikasi tidak sebesar aplikasi pada umumnya, namun peran untuk UMKM Toko Buk Ti sangat membantu untuk di masa mendatang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan UMKM di Indonesia agar dapat bersaing dengan kompetitor sehingga mampu mengurangi ketimpangan d Indonesia, sesuai harapan SDGs 10 .