

Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 berfokus pada memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. Dalam konteks ini, pesantren memiliki peran penting sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mendidik santri dalam hal agama, tetapi juga dalam keterampilan hidup, termasuk literasi keuangan. Untuk mendukung tujuan ini, Program Studi D4 Akuntansi bersama dengan Pesantren Modern Al-Amanah dapat memanfaatkan Aplikasi Keuangan Pesantren sebagai alat untuk mengintegrasikan pengelolaan keuangan dalam kurikulum pendidikan mereka. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat manajemen keuangan, tetapi juga sebagai platform pendidikan yang mengajarkan keterampilan keuangan kepada santri.
Mahasiswa tingkat akhir dari Program Studi D4 Akuntansi dari Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), Ali Faiq Pradana, dan dosen pembimbing Tugas Akhir, Muhammad, S.E., M.S.A., Ak., CA., CSRS membuat sistem pencatatan akuntansi SIPINTAR, berbasis Microsoft Excel Macro VBA. Aplikasi ini dilengkapi dengan modul-modul pembelajaran yang didesain khusus untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan santri. Modul ini mencakup topik-topik penting seperti pengelolaan anggaran, menabung, investasi, dan prinsip-prinsip dasar akuntansi. Dengan belajar melalui aplikasi, santri dapat memperoleh pengetahuan keuangan yang relevan dan aplikatif, yang merupakan bagian penting dari pendidikan berkualitas sesuai dengan SDGs 4. Aplikasi ini memfasilitasi pencatatan keuangan yang terstruktur dan transparan, baik untuk keperluan operasional pesantren maupun untuk kegiatan pembelajaran. Dengan fitur pelaporan yang mudah digunakan, santri dapat belajar bagaimana membuat laporan keuangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, yang juga mencerminkan praktik terbaik dalam akuntansi.

Selain itu, aplikasi ini mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat dengan memberikan akses ke pendidikan keuangan yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Dengan literasi keuangan yang lebih baik, santri akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan, baik dalam konteks pribadi maupun profesional. Secara keseluruhan, penggunaan aplikasi keuangan di pesantren adalah langkah penting menuju pencapaian pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan zaman, yang semuanya merupakan inti dari SDGs 4.