Mahasiswa tingkat akhir dari Program Studi D4 Akuntansi dari Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), Ali Faiq Pradana, dan dosen pembimbing Tugas Akhir, Muhammad, S.E., M.S.A., Ak., CA., CSRS turut serta dalam berkontribusi dalam pencapaian target SDGs nomor 10, yakni Berkurangnya Kesenjangan di Indonesia. D4 Akuntansi FV UM berkolaborasi dengan Pesantren Modern Al-Amanah dengan merancang sebuah aplikasi keuangan yang dirancang khusus untuk pesantren. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Prodi D4 Akuntansi dan Pesantren dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial di kalangan santri dan masyarakat sekitar.

Aplikasi keuangan ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengelolaan keuangan pesantren yang lebih efisien, tetapi juga sebagai platform untuk meningkatkan literasi keuangan bagi santri. Dengan fitur-fitur yang mudah digunakan, aplikasi ini memungkinkan pesantren untuk mengelola dana secara transparan dan akuntabel, serta memberikan edukasi keuangan kepada para santri. Langkah ini sejalan dengan SDGs 10 yang bertujuan untuk mengurangi ketimpangan di dalam dan antar negara. Dengan adanya aplikasi ini, pesantren diharapkan dapat menjadi lebih mandiri secara finansial dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi santri dan alumni pesantren.

Aplikasi ini membuka peluang bagi santri untuk belajar tentang pengelolaan keuangan secara komprehensif sehingga mampu meningkatkan literasi santri. Melalui implementasi aplikasi ini, pesantren dapat berkontribusi secara signifikan dalam mengurangi ketimpangan ekonomi. Dengan literasi keuangan yang lebih baik, santri yang kelak akan menjadi bagian dari masyarakat, akan memiliki bekal yang cukup untuk mengelola keuangan pribadi maupun organisasi mereka dengan lebih baik. Pengelolaan keuangan pesantren yang transparan dan akuntabel juga dapat menginspirasi institusi lain untuk menerapkan praktik serupa, menciptakan efek berantai yang positif bagi pengelolaan keuangan di masyarakat secara luas. Dengan demikian, aplikasi keuangan untuk pesantren ini tidak hanya membantu dalam hal operasional dan manajerial, tetapi juga menjadi alat penting dalam mendidik generasi muda untuk berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera, sesuai dengan tujuan SDGs 10.