

Latar belakang
Manusia telah mengadaptasi berbagai cara untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Dalam proses ini, berbagai pola pikir dan sudut pandang telah tercipta selama berlangsungnya peradaban manusia. Seiring dengan perkembangan zaman, filsafat telah menjadi dasar dalam pemikiran dan pemahaman umat manusia tentang segala hal. Sebagai ibu dari segala ilmu pengetahuan, filsafat memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, membantu kita menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mendalam tentang eksistensi, nilai, dan makna.
Salah satu aliran dalam dunia filsafat yang memiliki pengaruh yang kuat adalah idealisme. Idealisme merupakan pandangan atau keyakinan tentang ide, dan akal pikiran merupakan konsep yang dianggap lebih tinggi daripada apapun. Sebagai salah satu pemikiran yang telah ada sejak zaman kuno, Idealisme tetap relevan hingga saat ini. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi masyarakat dapat dengan mudah mengakses media informasi. Pembelajaran terkait flsafat cenderung lebih banyak dalam media cetak seperti buku. Media cetak seperti buku memang memiliki informasi yang lengkap, namun masih terbatas pada teks dan gambar. Buku yang membahas filsafat juga seringkali memiliki ukuran yang tebal sehingga tidak cukup praktis dan efisien Penelitian ini bertujuan merancang media informasi yang sesuai dengan zaman untuk memperkenalkan idealisme melalui animasi 2D. Animasi dipilih karena kemampuannya mengilustrasikan konsep kompleks dengan cara menarik dan mudah dipahami. Melalui animasi, penelitian ini berharap memperkuat pemahaman serta penerapan idealisme dalam kehidupan sehari-hari, membantu mengatasi kesenjangan pengetahuan dan mendorong transformasi sosial remaja.
Tujuan
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang media yang sesuai dengan zaman sebagai sumber informasi untuk memperkenalkan peran filsafat tentang cara berpikir, khususnya idealisme. Penelitian ini juga mengidentifikasi tingkat efektivitas hasil perancangan animasi dalam mengenalkan cara berpikir rasionalisme. Diharapkan penelitian ini dapat mengatasi kesenjangan pengetahuan dan pemahaman, sehingga mendorong transformasi sosial remaja saat ini. Hasil uji media juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan media berikutnya.
Keterlibatan unsur fakultas
Kegiatan penelitian dilaksanakan oleh mahasiswa D4 Animasi angkatan 2020 atas nama Muhammad Febrin Rizqul Zarumansyah dan dibimbing oleh dosen pembimbing Bapak Mitra Istiar Wardhana, S.Kom., MT. dan Ibu Bunga Fefiana Mustikasari S.Sn., M.Ds.
Sumber pendanaan
Kegiatan ini dibiayai oleh dana mandiri peneliti
Hasil yang diperoleh
Hasil akhir dari perancangan ini adalah video animasi berdurasi 4 menit 29 detik dengan resolusi 1920 x 1080 dalam format MP4. Media ini divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, dengan hasil validasi 88% pada aspek media dan 74% pada aspek materi, yang termasuk dalam kategori “Layak”. Media ini kemudian diuji pada remaja kelompok kecil yang terdiri dari tiga puluh orang. Hasil penilaian menunjukkan bahwa film animasi ini berhasil menyampaikan pesan secara menarik dan mudah dipahami oleh audiens, dengan indeks skor rata-rata 84,45%, yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Film ini didistribusikan melalui platform media sosial YouTube.
Kontribusi sesuai SDG
Perancangan animasi “Pylo dan Sofie Mengenalkan Cara Berpikir Idealisme” bertujuan untuk mengenalkan peran filsafat kepada remaja melalui media informasi yang sesuai dengan zaman saat ini. Kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap SDG 4 (Quality Education) dengan mencakup beberapa aspek penting.
Pertama, penggunaan animasi 2D sebagai media informasi membuat konsep idealisme lebih mudah dipahami oleh remaja yang kesulitan memahami materi filsafat melalui metode tradisional. Ini meningkatkan akses terhadap informasi pendidikan berkualitas.
Kedua, animasi ini mendorong pendidikan yang inklusif dengan menjangkau berbagai kalangan, termasuk mereka yang mungkin tidak terpapar pendidikan formal mengenai filsafat, khususnya idealisme.
Ketiga, dengan memahami filsafat idealisme, dapat membantu seseorang memahami nilai-nilai yang dianggap sebagai tujuan tertinggi atau kebaikan yang mendasar dalam kehidupan. Ini membimbing individu dalam menetapkan prioritas hidup dan menentukan apa yang benar-benar penting bagi mereka.
Namun, kegiatan ini juga dapat terkait dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) karena meningkatkan kualitas pendidikan berkontribusi pada keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan peluang kerja dan mengurangi ketimpangan sosial. Disamping itu produk penelitian ini juga memiliki nilai komersial yang dapat meningkatkan dampak ekonomi bagi pembuatnya Secara keseluruhan, meskipun utama kegiatan ini mendukung SDG 4 (Quality Education), dampak positifnya dapat meluas ke tujuan-tujuan SDG lainnya yang berhubungan dengan pembangunan manusia dan sosial.