

Latar Belakang
Perkembangan properti kolam renang memerlukan pembangunan struktur buatan yang dirancang untuk menampung air. Aktivitas di kolam renang dapat mengakibatkan banyak masalah kesehatan. Berbagai penyakit seperti gangguan kulit, iritasi mata, dan gangguan pencernaan seperti diare dan tifus dapat menyebar melalui air kolam. Mikroorganisme berbahaya seperti bakteri, virus, dan jamur hadir di kolam renang dan bisa menjadi penyebab penyakit tersebut. Oleh karena itu, pemilik kolam renang perlu memastikan perawatan dan pembersihan kolam secara teratur untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
Untuk menjaga kebersihan kolam renang, kualitas air harus diperhatikan secara fisik, kimia, dan mikrobiologi (Effendi, 2003). Kaporit, senyawa kimia klor, digunakan untuk desinfeksi bakteri di kolam, salah satu cara untuk mengawasi kualitas air kolam secara kimiawi. Metode pertama melibatkan penggunaan rumus untuk menentukan jumlah klorin yang perlu ditambahkan berdasarkan luas kolam. Sedangkan metode kedua melibatkan penggunaan rumus yang menyarankan bahwa setiap 1.000 liter air harus mengandung antara 6 hingga 10 gram kaporit kristal. Jika konsentrasi kaporit yang tersedia hanya 50%, maka dosis yang dibutuhkan adalah antara 12 hingga 20 gram per 1.000 liter air. (Mulyanto dan Isman, 2008). Maka dari itu penelitian ini mengembangkan Rancang Bangun Filter Penjernih Air Kolam Dengan Bahan Kimia Berbasis Internet Of Things.

Tujuan
Alat Filter Penjernih Air Kolam Dengan Bahan Kimia Berbasis Internet Of Things bertujuan untuk menambahkan kaporit ke kolam renang berdasarkan pH dan kekeruhan air melalui aplikasi Smartphone.
Keterlibatan Fakultas
Kegiatan penelitian dilaksanakan oleh mahasiswa Sarjana Terapan (S.Tr.) Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika (TRSE) angkatan 2024 atas nama Brata Oktaviano Junaedi dan dibimbing oleh dosen pembimbing Soraya Norma Mustika, S.T., M.Sc. dan diarahkan oleh Kaprodi Achmad Hamdan, S.Pd., M.Pd.
Sumber Pendanaan
Kegiatan ini dibiayai oleh dana mandiri peneliti dan didukung fasilitas lab untuk pengembangan dan ujicoba dari Fakultas Vokasi.
Hasil yang Diperoleh
Kegiatan ini menghasilkan prototype alat Filter Penjernih Air Kolam Dengan Bahan Kimia Berbasis Internet Of Things. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan, Proses merancang akan melibatkan pemilihan komponen yang sesuai, pengaturan sirkuit elektronik, dan integrasi antara sensor kekeruhan dan sensor ph dengan sistem otomatisasi. Hasil pengujian sensor kekeruhan akan melibatkan pengukuran akurat parameter yang terbaca oleh sensor saat berbagai tingkat kekeruhan dalam air kolam. Sedangkan untuk sensor berat, pengujian akan melibatkan pemberian bahan kimia secara otomatis. Hasil pengujian ini akan menjadi penentu kehandalan dan kualitas alat filter penjernih air kolam dengan bahan kimia otomatis yang telah dirancang.




Tampilan di aplikasi untuk mengetahui parameter kekeruhan di air kolam renang dan untuk mengontrol pompa
Kontribusi Sesuai SDG
Kegiatan pembuatan alat Filter Penjernih Air Kolam Dengan Bahan Kimia Berbasis Internet Of Things yang berkontribusi dalam menjamin ketersediaan dan pengelolaan air yang jernih dan aman untuk kesehatan (SDG 6).