Malang— Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang (UM), menyelenggarakan kuliah tamu internasional pada 20 Agustus 2026 di Seminar Room Gedung Kuliah Bersama (GKB) A19. Kegiatan ini menghadirkan Ts. Dr. Mohd Syafiq Syazwan bin Mustafa dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).
Kuliah tamu diikuti oleh 30 mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomotif angkatan 2026. Kegiatan berlangsung selama 120 menit melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan pembahasan studi kasus yang relevan dengan bidang rekayasa otomotif.
Dalam sesi tersebut, pemateri membahas penerapan prinsip mekanika fluida dalam sistem otomotif modern. Materi ini memberikan penguatan pemahaman kepada mahasiswa mengenai keterkaitan konsep dasar rekayasa dengan pengembangan teknologi otomotif serta kebutuhan industri masa depan.
Kegiatan didukung oleh tim pelaksana yang terdiri atas empat dosen dan 12 mahasiswa. Selain memperluas wawasan akademik peserta, kuliah tamu ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara sivitas akademika UM dan pakar dari institusi mitra luar negeri.
Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif, Ir. M. Ihwanudin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pembelajaran dan jejaring akademik internasional.
“Kolaborasi internasional melalui kemitraan pendidikan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap standar dan perkembangan teknologi global, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan industri otomotif masa depan,” ujarnya.
Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Relevansi materi terhadap pengembangan inovasi dan kapasitas teknologi juga mendukung semangat SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Ke depan, Program Studi Teknologi Rekayasa Otomotif UM diharapkan dapat terus mengembangkan kegiatan akademik kolaboratif bersama mitra internasional melalui kuliah tamu, diskusi ilmiah, maupun bentuk pembelajaran kolaboratif lainnya.