

Artificial Intelligent atau lebih dikenal sebagai AI, merupakan salah satu terobosan teknologi yang saat ini sedang berkembang cukup pesat. Pada dasarnya teknologi ini telah dikembangkan cukup lama. Namun, karena keterbatasan hardware sehingga pemanfaatannya baru banyak kita rasakan saat ini. Berawal dari penelitian-penelitian dan sampai kepada pemanfaatan baik di industri sampai ke perangkat gadget yang biasa kita gunakan. Sebagai program studi yang berkecimpung di teknologi, tentu prodi Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi (TRPE) bukan hanya sekedar sebagai pengguna AI, namun juga dituntut untuk mengembangkan AI itu sendiri
Melalui mata kuiah Rangkaian Listrik yang diampu oleh Ir. Muhammad Afnan Habibi, S.T., M.T., M.Eng., AI dikenalkan lebih awal dengan mendatangkan pakar AI dari UiTM yaitu Dr. Adi Izhar. Pemateri menyampaikan bahwa “AI dapat bekerja dengan baik jika disuplai oleh banyak data”. Pada dasarnya, ketika mendesain atau memodelkan suatu AI diperlukan beberapa tahapan. Tahapan tersebut meliputi collecting data, filtering, algorithm selection, training, testing, dan yang terkahir adalah implementasi. “Give me your data and i’ll solve your problem” ujar Dr. Adi ketika menyampaikan materi. Tidak dapat dipungkiri, bahwa AI saat ini telah mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan kompleks. Sebagai contoh di bidang TRPE dapat berupa prediksi cuaca untuk acuan pengoperasian dan studi kelayakan pembangkit dengan Energi Baru Terbarukan, pendeteksi kegalan sistem, dan sebagainya. Namun tantangan yang sampai saat ini menjadi topik hangat dikalangan akademisi maupun praktisi adalah implementasi AI yang dapat always learn secara real time. “Mahalnya perangkat hardware yang mampu digunakan untuk menjalankan AI dengan task yang kompleks menjadi kendala tersendiri untuk implementasi AI secara real time” jawab Dr. Adi ketika menjawab pertanyaan dari salah satu mahasiswa TRPE.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula gedung A20 lantai sembilan tersebut disambut cukup meriah oleh para mahasiswa dan juga dosen TRPE. Selain untuk membuka Cakrawala mahasiswa terkait perkembangan teknologi terbaru, kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi SDGs 4 terkait Pendidikan Bermutu.